Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jepara

DLH Jepara Ajak Anak Muda Terapkan Gaya Hidup Cinta Lingkungan 

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan sedunia, Dinas Lingkungan Hidup Jepara mengajak pegiat lingkungan remaja.

|
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/ TITO ISNA UTAMA.
Diskusi yang dilaksanakan DLH Jepara bersama mahasiswa dan kelompok masyarakat di Hutan Kota Jepara. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan sedunia, Dinas Lingkungan Hidup Jepara mengajak pegiat lingkungan remaja untuk tetap mencintai lingkungan dengan terapkan gaya hidup peduli lingkungan.


Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Budi prisulistyono mengatakan bahwa dalam rangka memperingati Hari lingkungan Hidup yang jatuh pada 5 Juni kemarin.


DLH sudah melaksanakan beberapa kegiatan, seperti upacara, bersih bersih pantai, menanam magrove, memungut sampah, dan sepeda santai.


"Pertama upacara 3 Juni kemudian kegiatan bersih pantai dan menanam magrove oleh PLTU bersama kami 5 Juni di pantai Blebak Sekuro."

"Kemarin memungut sampah dan bersepeda rangka ramah lingkungan 21 Juni, dan sabtunya 22 edukasi gaya hidup ramah lingkungan," ucapnya.


Baru kemarin kata dia, DLH Jepara gandeng anak muda hingga tua untuk melakukan edukasi di Hutan Kota Kabupaten Jepara.


Ia menjelaskan bahwa pada kegiatan edukasi yang membahas gaya hidup peduli lingkungan itu, pihaknya melibatkan beberapa komunitas.


"Kami undang beberapa komunitas pengiat dan komunitas peduli lingkungan ada 5 komunitas  seperti Mapalhi, Mataruna, Sispala, Saiber pecinta alam Jepara, dan PC Muslimat Kabupaten Jepara," kata Budi kepada Tribunjateng, Minggu (23/6/2024).


Dengan ada kegiatan itu, dia. Ingin masyarakat bisa menerapkan hidup dengan peduli lingkungan sekitar.


"Ini konsepnya mengkonfersi mulai dari anak mahasiswa dan orang tua yang dilibatkan.Curah pikir bagaimana kita mengendalikan pencemaran, perusakan lingkungan hidup," ujarnya.


Dalam diskusi itu lanjut dia, mendapatkan beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan lingkungan hingga pengelolaan sampah.


"Luar biasa banyak peserta dan antusiasnya, dalam diskusi itu ada kelemahan pengelolaan sampah, kesadaran masyarakat kurang ada.Inginnya ada kendaraan yang bisa memilah sampah," tutupnya. (Ito)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved