Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Banyumas, Tekan Emisi dan Selamatkan Hutan

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Provinsi Jateng, digelar di Kebun Raya Baturaden, Kabupaten Banyumas, Selasa (25/6/2024).

Ist. Pemprov Jateng
Acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Provinsi Jateng, digelar di Kebun Raya Baturaden, Kabupaten Banyumas, Selasa (25/6/2024) ditandai dengan penanaman pohon. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -  Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Provinsi Jateng, digelar di Kebun Raya Baturaden, Kabupaten Banyumas, Selasa (25/6/2024).

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bertekad memulihkan dan menyelamatkan hutan. 

Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana menyampaikan, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, Pemprov Jateng melakukan langkah penyelesaian krisis iklim. 

Baca juga: Joko Suranto Tanam Sejuta Pohon di Semarang! Inilah Program Ambisius REI yang Mengguncang Indonesia

Tentu, dengan cara inovatif dan mengedepankan prinsip keadilan.

"Kita akan mengurangi gas emisi rumah kaca, meningkatkan serapan karbon. 

Makanya pelaksanan kegiatan dilakukan di Baturaden, karena lokasinya masih bagus," katanya sebagaimana dalam rilis.

Menurutnya, tema penyelenggaraan Hari Lingkungan Hidup Sedunia kali ini, yaitu Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan, sangat cocok dengan kondisi Jateng.

"Saya rasa tema ini sangat cocok dengan kondisi Jateng saat ini. 

Yang mana tadi saya sampaikan, bahwa pada Januari hingga Juni, perubahan iklim yang ekstrem," katanya kepada Tribunjateng.com, dalam rilis. 

Hujan yang cukup besar, imbuh Nana, menyebabkan daerah, seperti Demak dan Grobogan, mengalami bencana alam banjir yang diikuti dengan kerugian yang cukup besar. 

Dampak sangat besar dialami di Jateng tercatat ada 192 bencana hidrometeologi di Jateng.

"Kita harapkan betul jaga hutan, jaga lingkungan hidup dan melakukan inovasi, supaya bisa menjaga lingkungan," terangnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jateng, Widi Hartanto mengatakan, dalam kegiatan tadi dilakukan peluncuran Gerakan Pemulihan Lahan dan Penyelamatan Hutan.

"Ini salah satu isu penting, karena emisi gas rumah kaca, salah satunya dari sektor kehutanan," imbuhnya. 

Pemprov mengajak stakeholders bersama sama melakukan gerakan penyelamatan hutan, melakukan rehabilitasi hutan, melakukan penanaman dan melakukan upaya konservasi lainnya agar hutan semakin baik.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved