Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Sosok Kokom, Janda Yang Simpan Jasad Bayi di Lemari, Ternyata Malu Melahirkan Tapi Tak Punya Suami

Inilah sosok Kokom, janda yang membunuh bayi yang baru dilahirkan menggunakan bantal dan menyimpan jasadnya di dalam lemari.

Editor: raka f pujangga
Humas Polres Musi Rawas
SOSOK Kokom, Ibu Kejam di Musi Rawas Habisi Bayinya, Ketakutan Berstatus Janda Tapi Melahirkan Anak 

TRIBUNJATENG.COM - Inilah sosok Kokom, janda yang membunuh bayi yang baru dilahirkan menggunakan bantal dan menyimpan jasadnya di dalam lemari.

Pelaku menggunakan bantal untuk menutupi kejahatannya.

Ibu tersebut tega melakukannya karena malu hamil dari hasil hubungan gelap dengan seorang pria di Musi Rawas.

Baca juga: Seorang Ibu Bunuh Bayi Sendiri, Simpan Jasad dalam Lemari hingga Membusuk

Setelah kisahnya menjadi perhatian masyarakat di Musi Rawas (Mura) karena membunuh bayinya yang baru dilahirkan.

Komsiatun alias Kokom (43), warga Sumber Harta Mura ini kini muncul dan memberikan pengakuan.

Kepada penyidik Satreskrim Polres Musi Rawas, Kokom, mengakui telah membunuh bayinya sendiri usai dilahirkan pada Sabtu (22/06/2024) sekira pukul 19.30 Wib.

Dikutip Tribun-medan.com dari Kasat Reskrim Polres Mura, AKP Herman Junaidi mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka, ia melahirkan bayi perempuannya sendiri secara normal tanpa bantuan orang ataupun bidan.

"Tersangka lahiran sekira pukul 19.30 Wib pada Sabtu kemarin. Kemudian sekira pukul 20.00 Wib, tersangka membunuh bayinya dengan cara dibekap dengan bantal hingga meninggal dunia," kata Kasat, Selasa (25/06/2024).

Setelah bayinya meninggal, tersangka kemudian membungkusnya dengan kain jarik dan menyimpan jasadnya ke lemari kamar tersangka.

"Untuk dugaan sementara, tersangka ini malu karena dia sudah lebih dari 2 tahun menjanda dan bayi tersebut dari hasil hubungan gelapnya," ucap Kasat.

Tersangka juga mengaku, memiliki hubungan terlarang dengan seorang pria, yang kemudian membuatnya hamil.

Hanya saja, untuk sosok pria dan keberadaannya, kini masih dilakukan penyidikan oleh petugas.

"Kalau pengakuannya, tersangka memiliki hubungan hanya dengan satu orang pria. Jadi tersangka nekat membunuh bayi perempuan yang baru dilahirkannya karena malu," jelas Kasat.

Kemudian disinggung soal kejiwaan tersangka, Kasat mengaku saat ini masih dilakukan penyidikan dan pemeriksaan kejiwaannya.

"Kejiwaan tersangka saat ini masih diperiksa, tapi kalau dilihat dari riwayat, tersangka belum pernah dirawat di rumah sakit kejiwaan," tegas Kasat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved