Berita Video
Video Nasib Warga Semarang Korban TPPO di Myanmar Dipaksa Kerja Jadi Scammer
Seorang pria asal Semarang terjebak dalam mimpi buruk di Myanmar. Dipaksa jadi penipu online dan disiksa tanpa ampun!
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Tim Video Editor
"Mata korban mengalami gangguan karena dipaksa bekerja sebagai scammer di depan laptop selama 18 jam nonstop. Korban mengalami kerusakan fisik dan mental," ujarnya.
Tuti menjelaskan bahwa para korban tinggal di kamp-kamp yang dijaga oleh pasukan bersenjata karena berada di zona konflik. Informasi ini diperoleh dari keterangan dan bukti foto atau video yang dikumpulkan Jaringan Solidaritas Korban Kerja Paksa dan Perbudakan Modern Asia Tenggara.
Diperkirakan ada 60 korban dari Indonesia, tetapi yang didampingi saat ini baru delapan orang.
"Korban A juga sempat dijual ke perusahaan lain di kawasan kamp tersebut karena tidak memenuhi target. Di kamp itu, korban A bersama tujuh korban lainnya berkumpul. Kelompok korban inilah yang kami dampingi," tambahnya.
Tuti mengatakan bahwa kasus TPPO korban A akan dilaporkan ke Polda Jateng dalam waktu dekat. Selain itu, pihaknya bersama orangtua korban sudah mengirim surat permohonan bantuan ke Presiden Joko Widodo pada Rabu (26/6/2024) sore.
"Negara harus hadir. Kami tidak mungkin menjemput sendiri karena lokasi kamp korban berada di zona konflik di Myanmar," tutupnya.
| Video Beberapa Hari Menghilang, Lansia Wonosobo Ditemukan Tak Bernyawa di Area Semak Belakang Rumah |
|
|---|
| Video Detik-detik Truk Hanyut Diterjang Banjir Sungai Bodri Kendal, Warga Tarik ke Pinggiran Kali |
|
|---|
| Video 2 Warga Ngilir jadi Korban Tawuran Gangster di Kendal |
|
|---|
| Video Alasan Jukir Liar Kepruk Rp40 Ribu Wisatawan Kota Lama Semarang: Lupa dan Kondisi Hujan |
|
|---|
| Video Tiga Jukir Liar Kepruk Parkir Rp40 Ribu Wisatawan Kota Lama Semarang Digiring ke Polsek |
|
|---|