Berita Demak
Pantura Demak Macet Parah, Pengendara Kelelahan, Berharap Ada Solusi dari Pemerintah
Sejumlah pengendara mengeluhkan kemacetan parah yang terjadi di wilayah Pantura Demak
Jalur yang bisa ia tempuh 2-3 menit, kini harus mengantre hingga 30 menit sejak adanya pembangunan.
"Pagi macet parah, risiko pakai mobil berhenti lama. Kalau pakai motor masih bisa nyusup-nyusup," ungkapnya.
Pemuda yang mengaku akan bepergian ke Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang ini khawatir apabila tertinggal pesawat.
Oleh karenanya, ia berharap pemerintah segera mempercepat perbaikan dan membangun jalan tol.
"Pantura sudah over kapasitas kendaraan, jadi idealnya ada jalur khusus mengurai kendaraan," tukasnya singkat.
Kompas.com sudah berusaha menghubungi Kasat Lantas Polres Demak, AKP Lingga Ramadhani terkait kemacetan di Pantura Karanganyar, Demak.
Namun hingga berita ini ditayangkan tidak ada respons.
Di area perbaikan jalan, tidak satu pun anggota polisi lalu lintas yang berada di lokasi.
Sementara sejumlah "Pak Ogah" atau pengatur jalan nampak sibuk membantu pengemudi supaya melintas dengan lancar. ( Kompas.com )
| Tak Ada Bantuan Alat Berat, Warga Demak Berjuang Sendiri Membersihkan Lumpur 50 Cm Usai Banjir |
|
|---|
| Aksi Saling Lempar Batu saat Orkes Ricuh di Demak Lukai Dua Warga, Polisi Buru Pelaku |
|
|---|
| Viral Polisi Gendong Bocah Korban Pelemparan Batu Kericuhan Orkes di Demak |
|
|---|
| Perang Sarung di Demak, 4 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Sabetan Parang |
|
|---|
| UPDATE Jalan Semarang - Purwodadi Masih Terputus, Kebonagung - Dempet Sudah Bisa Dilalui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ratusan-kendaraan-mengantre-di-Kecamatan-Karanganyar-Kabupaten-Demak.jpg)