Hukum dan Kriminal
Usai Disomasi Kini Lahan SMP Nasima Semarang Ditarik Pemiliknya, Ini Alasannya
Yayasan Pangeran Diponegoro Peduli Bangsa tarik aset tanah yang digunakan SMP Nasima di Jalan Tri Lomba Juang Nomor 1 Semarang.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Yayasan Pangeran Diponegoro Peduli Bangsa tarik aset tanah yang digunakan SMP Nasima di Jalan Tri Lomba Juang Nomor 1 Semarang.
Yayasan itu melalui penasihat hukumnya dari kantor hukum MKH Law And Office Associates memasang spanduk peringatan di pagar sekolah.
Penasihat Hukum yayasan Pangeran Diponegoro Peduli Bangsa, Satria Pratama pemasangan peringatan itu dilakukan setelah adanya surat somasi yayasan pendidikan Islam Nasima di jalan Yos Sudarso.
Pemasangan spanduk merupakan bentuk penegasan kepada Nasima bahwa tanah yang dijadikan sekolah itu milik kliennya berdasarkan sertifikat wakaf.
"Pada somasi kami itu intinya tahun 2005 ada perjanjian kerjasama antara yayasan Pangeran Diponegoro dengan Nasima. Pada perjanjian itu ada klausul dilakukan peninjauan kembali," jelasnya, Jumat (5/7/2024).
Baca juga: Siswa-Siswi KB-TK Nasima Semarang Rayakan Tahun Baru Islam, Pawai Keliling dan Makan Bubur Suro
Baca juga: Respon Tetangga Ketua KPU RI Hasyim Asyari di Semarang, Tak Percaya Terbelit Kasus Asusila
Menurutnya, sejak tahun 2005 hingga saat ini tidak pernah ada pembaharuan kontrak perjanjian kerjasama (PKS) antara kliennya dengan yayasan Nasima. Pihaknya meminta agar Nasima dapat menghentikan kegiatan sekolah di tanah kliennya.
"Pada somasi kedua kami meminta kepada Nasima untuk mengosongkan gedung dan ruang. Karena ini tanah klien kami dan kami ingin tidak ada kegiatan sekolah di sini karena tidak kontrak baru pengelolaan di tahun 2024," tuturnya.
Ia memberikan waktu kepada Nasima selama lima hari dari somasi kedua yang dilayangkan. Jika tidak diindahkan pihaknya akan mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Semarang.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Nasima, Indarti Supramono tidak merespon saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon maupun WhatsApp.
Yayasan Pendidikan Islam Nasima
Yayasan Pangeran Diponegoro Peduli Bangsa
SMP Nasima
Satria Pratama
| Ratusan Advokat Baru Didorong Melek KUHP dan Etika Profesi di Era Digital Peradilan |
|
|---|
| Maling Ini Apes saat Beraksi di Rumah Polisi, Tangannya Justru Putus Kena Sabetan Senjata Tajam |
|
|---|
| Nasib Pilu Siswi SMP di Jepara, Diperkosa Bergilir Tiga Pria Tak Dikenal Usai Nonton Orkes Dangdut |
|
|---|
| Polres Tegal Kota Tangkap Dua Pengedar Sabu, Sita 87 Gram Barang Bukti |
|
|---|
| Dua Pemuda di Purwokerto Selatan Ditangkap Usai Memeras Remaja dengan Celurit |
|
|---|