Berita Tegal
Mengenang Tan Malaka Lewat Ular di Meja Revolusi, Monolog Apik Joind Bayuwinanda
Nama saya Tan Malaka. Saya lahir di surau kecil di sebuah nagari di Minangkabau," kata pria tersebut dalam pementasan monolog di Aula Kampus UPS Tegal
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Muhammad Olies
Dalam diskusi setelah pementasan, penonton sekaligus pegiat teater di Tegal, Apito Lahire mengatakan, monolog tersebut sedang membongkar sosok tokoh Tan Malaka dalam segala dinamika kemanusiaannya.
Tergambar jelas sosok itu menghadapi banyak himpitan, pertentangan, ancaman dari pihak lain yang berseberangan secara ideologi, bahkan yang seideologi.
"Hal itu karena pemikiran Tan Malaka yang progesif revolusioner seperti pengembaraan tubuh geografisnya dan pergerakan pengetahuannya sampai kini melewati batas kultural. Menyelinap di antara kerumunan masa lalu, masa kini dan nanti," ungkapnya.
Seniman Tegal, Yono Daryono mengatakan, ia terkesan karena kekuatan aktor dalam pementasan monolog tersebut bagus.
"Salut, aktor tetep inten dan bermain bagus selamat untuk mas Joind Bayuwinanda," ujarnya.
Pertunjukan monolog tersebut juga disupport oleh Kampung Seni Tegal, Teater Akar UPS Tegal, dan Teater Gemblong. (fba)
Wali Kota Tegal Dedy Yon Beri Kejutan Ulang Tahun kepada Tiga Pelajar SMKN 3 |
![]() |
---|
Ini Pentingnya Pelajar Tanamkan Nilai Budi Pekerti Menurut Wali Kota Tegal Dedy Yon |
![]() |
---|
Datangi Vape Store, BNN Tegal Waspadai Peredaran Narkotika Melalui e-Liquid |
![]() |
---|
Wali Kota Dedy Yon Ajak Mahasiswa FMTN Sinergi Bangun Kota Tegal |
![]() |
---|
Kunjungi RS Swasta, Mbak Iin Apresiasi Pelayanan RSUI Harapan Anda Tegal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.