Berita Semarang
Inovasi SI-MATON Pangkas Waktu Antrean Pasien di RSUD Tugurejo Semarang
RSUD dr. Adhyatma, MPH atau RSUD Tugurejo Semarang menghadirkan inovasi layanan SI-MATON
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - RSUD dr. Adhyatma, MPH atau RSUD Tugurejo Semarang menghadirkan inovasi layanan SI-MATON atau system monitoring antrean online.
Layanan ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan informasi layanan secara transparan dan realtime.
Selain itu memberikan kemudahan monitoring lamanya waktu tunggu layanan dan waktu layanan di RSUD dr Adhyatma, MPH, khususnya pada layanan pasien BPJS.
Direktur RSUD dr. Adhyatma, MPH dr Zulfahmi Wahab Sp. PD Sub Sp HOM mengatakan peluncuran layanan SI-MATON berdasarkan peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 37 tahun 2020 tentang petunjuk pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 tahun 2019.
RSUD dr. Adhyatma, MPH merupakan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kelas B Pendidikan.
"Dalam melaksanakan misi RSUD dr. Adhyatma, MPH nomor 4 yaitu Mengembangkan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit yang Aman dan Nyaman, RSUD dr. Adhyatma, MPH berupaya membangun sistem digital untuk memudahkan kinerja pelayanan rumah sakit," kata dr Zulfahmi kepada Tribun Jateng, kemarin.
Menurutnya, prinsip transparan pemberian layanan kesehatan memastikan proses pelayanan kesehatan BPJS dapat dilaporkan secara aktual dan berkala.
Dia mengharapkan waktu pelayanan pasien tidak melebihi standar dari BPJS Kesehatan sehingga dibutuhkan pelaporan secara berkala terkait data waktu layanan pasien kepada BPJS Kesehatan Kota Semarang.
"Selain itu, perlu dilakukan monitoring terkait lamanya waktu tunggu dan antrian pasien serta waktu penanganan pasien untuk mendukung proses evaluasi pelayanan yang dilakukan secara integrasi dengan layanan antian online BPJS," katanya.
dr Zulfahmi memberikan target khususnya pada layanan pasien BPJS di RSUD dr Adhyatma, MPH melalui system monitoring antrian online (SI-MATON) dari 3 jam 30 menit per hari menjadi per 2 jam 30 menit per hari.
Hal tersebut akan dicapai melalui pengembangan system monitoring antrian online (SI-MATON) dilaksanakan melalui koordinasi dengan unit layanan terkait yaitu petugas pendaftaran, petugas poliklinik, petugas farmasi dan petugas kasir.
Menurutnya, inovasi ini berdampak pada kemudahan pelaporan waktu tunggu pasien rawat jalan kepada pihak BPJS serta kemudahan monitoring waktu tunggu pelayanan oleh manajemen.
"Dampak yang dirasakan warga adalah mendapatkan kualitas pelayanan Kesehatan yang prima dan selalu dilakukan evaluasi dan perbaikan. Sementara untuk BPJS mendapatkan informasi yang dibutuhkan terkait waktu tunggu pelayanan rawat jalan di RSUD dr. Adhyatma, MPH secara digital. Sedangkan manfaat untuk rumah sakit sendiri adalah terwujudnya Good Governance dan Clean Governance melalui penerapan prinsip transparansi pelayanan.
Serta memudahkan dalam melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan Kesehatan rawat jalan," pungkasnya. (*)
| Baru Semalam Dipasang, Portal Ngaliyan Rusak Lagi Diseruduk Bus AKAP Jambi-Kediri |
|
|---|
| Pengawasan Diperketat, Dinkes Semarang Temukan Masih Ada SPPG Belum Penuhi Syarat SLHS |
|
|---|
| Tampang Sopir Truk yang Tabrak Portal Pembatas Ketinggian Silayur Semarang Sepakat Ganti Rugi |
|
|---|
| Aksi Koboi Sopir Truk ODOL Nekat Terjang Portal Pembatas di Kedungpane Semarang Hingga Rusak |
|
|---|
| Sidang Kredit Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Bantah Korupsi Minta Dibebaskan dari Tuntutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/novasi-layanan-SI-MATON-atau-system-monitoring-antrian-online.jpg)