Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilkada Banyumas 2024

Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Serahkan Formulir Pendaftaran Bacabup Banyumas di PKS

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Ma'ruf Cahyono menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon bupati (Bacabup) melalui PKS

Tayang:
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Ma'ruf Cahyono yang merupakan Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon bupati (Bacabup) melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kamis (18/7/2024).  

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Ma'ruf Cahyono menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon bupati (Bacabup) melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Seorang diri dia ke kantor DPD PKS di Purwokerto, untuk mengembalikan formulir pendaftaran, Kamis (18/7/2024).

Ia mengungkapkan pendaftaran ini sebagai wujud ikhtiarnya agar bisa maju menjadi Calon Bupati Kabupaten Banyumas. 

Menurutnya siapapun masyarakat bisa mendaftar ke partai politik.

Kepala daerah gubernur, bupati, walikota yang dipilih atas dasar proses demokrasi harapan semua rakyat termasuk UU memiliki legitimasi. 

"Semakin tinggi dukungan berarti semakin legitimate kepala daerah. Saya sebagai kandidat tentu punya harapan, mencalonkan bupati terpilih dengan legitimasi yang maksimal," ujar Ma'ruf Cahyono kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (18/7/2024).

Baca juga: Rachmat Imanda Resmi Terima Surat Tugas dari Partai Gerindra Dalam Kontestasi Pilkada Banyumas 2024

Baca juga: Sardi Susanto Mantan Anggota Dewan Ramaikan Bursa Cawabup Pilkada Banyumas 2024

Ia mengatakan masyarakat Banyumas secara politik diwadahi oleh partai-partai. Baik itu partai yang memiliki perwakilan di parlemen maupun tidak.

Oleh karena itu dia percaya diri mendaftar di partai yang masuk di Koalisi Banyumas Maju (KBM) maupun bukan. 

KBM sendiri terdiri dari Gerindra, Nasdem, PKB, Demokrat, Golkar, dan PSI.

Sedangkan Ma'ruf sendiri sudah mendaftarkan diri di Gerindra, Nasdem dan PKB. 

Namun yang lebih esensial menurutnya adalah koalisi rakyat.

"Semua elemen masyarakat, PKS punya masyarakat. Tentu kalau itu dalam bentuk koalisi kan bukan berarti KBM sudah final. Tentu masih terbuka partai lain berkoalisi sepanjang memiliki gagasan ide yang baik untuk kepentingan banyumas," terangnya. 

Oleh karena itu, dengan datangnya dia ke PKS meminta dukungan setelah dia juga bersafari meminta dukungan ke partai lain.

Ia berpandangan sampai sejauh ini di Banyumas belum ada yang dapat rekomendasi. 

"Adanya surat tugas, dan satu partai bisa menugaskan banyak orang. Artinya saya tetap saja mengikuti tahapan yang ada. Saya tetap dalam idealisme, ingin gagasan pemikiran yang saya punya bisa diabdikan untuk kepentingan masyarakat," ungkapnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved