Berita Regional
Kronologi Pelajar Kena Luka Tembak Saat Tawuran Dibubarkan Polisi, Ada 3 Kali Tembakan
Pelajar berinisial GR (17) kini tak berdaya setelah mengalami luka tembak saat melakukan tawuran.
TRIBUNJATENG.COM - Pelajar berinisial GR (17) kini tak berdaya setelah mengalami luka tembak saat melakukan tawuran.
Luka tembak itu terjadi saat polisi membubarkan aksi tawuran di Jalan Achmad Adnawijaya, Kota Bogor, Kamis (18/7/2024) malam.
Diduga pelaku tawuran itu tak menghiraukan peringatan polisi untuk membubarkan diri.
Baca juga: 45 Remaja Anggota Geng Motor Bersenjata Tajam Ditangkap saat Hendak Tawuran
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, GR terkena tembakan di dekat dada.
"Polisi menembakkan ke udara tembakan ketiga. Kemudian dilanjutkan dengan tembakan berikutnya, diduga mengenai salah satu pelaku," ujar Bismo kepada wartawan, Senin (22/7/2024).
Bismo menjelaskan, aksi tawuran tersebut dilakukan oleh dua kelompok pelajar.
Kedua kelompok itu saling serang menggunakan senjata tajam.
Polisi yang tengah melakukan patroli pun berusaha membubarkan tawuran dengan meletuskan tembakan peringatan ke udara.
“Polisi berusaha menghentikan adanya korban dengan melakukan tembakan peringatan ke atas. Ketika dilakukan satu kali, belum menghentikan tindak pidana yang dilakukan pelaku. Ketika dua kali (tembakan) ke udara, pelaku tawuran mulai meninggalkan tempat itu,” tutur Bismo.
Bismo menyebut, GR sempat melakukan penganiayaan dengan mengeroyok dan membacok lengan salah satu korban berinisial MEW (16).
Oleh karenanya, untuk menghindari jatuhnya korban jiwa, polisi melepaskan tembakan ketiga hingga diduga mengenai GR.
“Dikasih tembakan peringatan berikutnya. Kalau tidak ada polisi di lokasi apa yang terjadi pada korban bisa saja meninggal dunia, karena dua tembakan tidak dihiraukan oleh pelaku,” tutur Bismo.
Adapun GR dan MEW saat ini tengah menjalani perawatan di RS Kota Bogor.
“Saat ini dirawat di RS kota Bogor. Kondisinya stabil, masih dilakukan observasi. Sadar, bisa berkomunikasi, bisa bermain handphone dan seluruh biaya ditanggung Kapolresta Bogor Kota,” tutur Bismo.
Baca juga: Detik-detik Remaja 15 Tahun di Tegal Tewas Tawuran, Luka Tusuk Dalam di Dada Kanan
| Brigadir Arya Supena Naik Pangkat Luar Biasa Usai Tewas Saat Menyelamatkan Motor Warga |
|
|---|
| "Tolong Pulangkan Anak Saya" Isak Tangis Ibu Korban Pengantin Pesanan, Mertua Sudah Bayar Rp400 Juta |
|
|---|
| Bukan Spontan, Sosok Tetangga Kos Bawa Kabur Balita Ternyata Sudah Pesan Tiket Bus Sejak 5 Mei |
|
|---|
| Detik-detik Kecelakaan Karambol 5 Kendaraan, 4 Orang Tewas Akibat Truk Diduga Rem Blong |
|
|---|
| Tangis Pilu Satuan Dibalik Topeng Badut, Istri Selingkuh Tak Mau Asuh Anak dan Selalu Dihina Mertua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/TERKUAK-Fakta-Sosok-GR-Pelajar-di-Bogor-Tertembak-Polisi.jpg)