Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Mahasiswa KKN UIN Saizu Terus Gelorakan Permainan Tradisional ke Anak-anak di Desa Bendungan Kebumen

Mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelorakan permainan-permainan tradisional

Editor: rival al manaf
Istimewa
Mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelorakan permainan tradisional. 

TRIBUNJATENG.COM - Mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelorakan permainan-permainan tradisional kepada anak di lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hal ini menjadi komitmen agar permainan tradisional tetap hidup, meskipun kian tergeser zaman.

Ketua Kelompok 43 KKN UIN Saizu Purwokerto, Taufan mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan Senam dan Outbound Ceria yang diselingi permainan tradisional. Kegiatan digelar di Taman Jaten Desa Bendungan, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Karang Taruna, Ibu ibu dan anak anak Desa Bendungan pada Sabtu (20/7/2024) lalu. "Kegiatan ini untuk melestarikan budaya permainan tradisional, sehingga eksistensi permainan tradisional tidak punah seiring perkembangan zaman," ujarnya dalam keterangan Senin (22/7/2024).

Dia menjelaskan, permainan tradisional mulai tergeser dengan permainan pada teknologi-teknologi canggih yang memungkinkan anak-anak tidak perlu keluar rumah. Untuk kegiatan senam dilakukan bersama ibu ibu dan dilanjutkan dengan outbound untuk anak anak.

Pembagian kelompok outbound di selingi dengan permainan anak yang bertujuan untuk meningkatkan keakraban dengan anak yang lainnya. Senam dan Outbound Ceria menyertakan beberapa permainan tradisional yang diikuti anak-anak Sekolah Dasar atau Madrasah.

Antara lain permainan tradisional egrang, bakiak, estavet gelang karet, estavet air, estavet sarung, dan volli air menggunakan sarung. "Dengan menanamkan nilai optimisme kepada anak-anak, ibu-ibu dan masyarakat Desa Bendungan untuk dapat menjaga keseimbangan antara yang digital dan tradisional," jelasnya.

Para ibu dan anak anak merasa ceria dengan mengikuti kegiatan ini sesuai dengan nama kegiatannya yaitu Senam dan Outbound Ceria. Ketua Karang Taruna Desa Bendungan, Aji menyambut positif hal tersebut. Dia mengatakan anak-anak memang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan bermain.

Namun jangan salah, melalui aktivitas inilah mereka mempelajari banyak hal dan mengembangkan diri. “Selain meningkatkan aktivitas anak, permainan tradisional juga memungkin terjalinnya komunikasi antara anak dengan teman-teman sebayanya,” ungkapnya.

Dengan diadakannya kegiatan senam dan Outbound Ceria ini masyarakat Desa Bendungan, bisa mempertahankan dan mengembangkan kegiatan yang menarik lainya. Ini agar mereka bisa beradaptasi dengan permainan moderen tanpa menghilangkan permainan tradisional. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved