Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jakarta

500 Situs Pemda Diretas, Diantaranya Disusupi Iklan Judi Online

Sebanyak 500 situs milik pemerintah daerah (pemda) diretas dan disusupi iklan judi online (judol). Hal itu terungkap saat Polres Metro Jakarta Barat

Shutterstock
Ilustrasi judi online slot 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Sebanyak 500 situs milik pemerintah daerah (pemda) diretas dan disusupi iklan judi online (judol). Hal itu terungkap saat Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 29 orang pelaku yang terlibat dalam kasus judi online.

Terkait hal tersebut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa itu bukan menjadi tanggung jawab dirinya. Budi mengatakan, itu adalah tanggung jawab dari masing-masing pemilik situs alias para pemda.

"Setiap situs itu kan tanggung jawabnya masing-masing pemilik situs," katanya dalam konferensi pers di kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis (25/7).

Budi pun meminta agar pemda bisa menjaga situs mereka masing-masing. Sebab, jika harus Kominfo sendiri yang menanganinya, situs milik pemda itu yang malah akan kena takedown.

"Misalnya pemerintah kabupaten mana, disisipin halamannya (dengan iklan) judi online, kalau kita takedown, situsnya akan ke-takedown," ujarnya.

Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) itu mengaku sudah memberi tahu para pemda bahwa yang bisa menghilangkan iklan itu adalah mereka sendiri. Budi menolak disebut lepas tangan terkait dengan peretasan yang menimpa situs milik pemda ini.

Ia menegaskan kembali bahwa pihaknya di sini hanya bisa memberi tahu kepada para pemda jika situs mereka disusupi judi online. "Bukan lepas tangan. Kami kasih tahu situs kamu disusupi judi online, yang bisa bereskan itu mereka sendiri karena kalau Kominfo yang beresin itu ke-takedown semua situsnya," ucap Budi.

"Nah caranya kita kalau untuk daerah-daerah kecamatan ini, kita kasih tau mereka, 'Eh, situs kamu disusupi judi online.' Kan pengelolaan situs itu kan bukan kita, tapi kita kasih tahu seperti itu kan," pungkasnya.

Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 29 orang pelaku yang terlibat dalam kasus judi online. Mereka mulai beroperasi lantaran mereka sempat bekerja dengan pengelola situs judi online. Setelah berhenti bekerja, mereka membangun bisnisnya sendiri.

Mereka memiliki kemampuan dan keterampilan khusus dalam mengelola situs dan aktivitas judi online. Mereka pun membuka situs perjudian online.

Lalu, kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi, para pelaku berhasil meretas 855 website yang di antaranya 500 website milik pemerintah daerah, untuk dimasukkan iklan judi online.

“Berdasarkan pengakuan para pelaku ini, ada kurang lebih sekitar 855 website yang berhasil diretas oleh para pelaku dan dilakukan tindakan defacing dengan perincian 500 website milik instansi pemerintah daerah dengan URL .go.id dan 355 website dengan URL berupa ac.id,” kata Syahduddi.

Para pelaku ini kata Kapolres memiliki latar belakang pernah pernah bekerja di beberapa pengelola situs judi online.

Syahduddi berujar, mereka memiliki kemampuan dan keterampilan khusus dalam mengelola situs dan aktivitas judi online.

Sehingga, hal itulah yang membuat mereka membuka situs perjudian online.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved