Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Kemenag Banyumas Imbau Masyarakat Jangan Tergiur Tawaran Haji Cepat dan Tanpa Visa

Masyarakat di Kabupaten Banyumas diimbau agar tidak tergiur biro haji yang menawarkan iming-iming tanpa antrian panjang.

Tayang:
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
Sebelum Berangkat ke Tanah Suci, Calon Jamaah Haji Banyumas Lakukan Gladi Bersih 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -  Masyarakat di Kabupaten Banyumas diimbau agar tidak tergiur biro haji yang menawarkan iming-iming tanpa antrian panjang.

Kepala Kemenag Kabupaten Banyumas, Ibnu Assadudin, mengatakan ada beberapa tawaran biaya yang murah, dan tanpa visa haji. 

Pasalnya, hal tersebut sangat berisiko bagi konsumen. 

Sebab berpotensi terjadi penipuan, atau dampak yang akan dialami bisa dideportasi dari pemerintahan di Arab Saudi. 

"Kita memang ada program Sosialisasi kepada masyarakat tidak tergiur dengan tawaran percepatan haji dan haji non visa," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (27/7/2024). 

Merujuk pada UU Nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (UUPIHU) haji yang legal haji tiga jalur yakni haji reguler yang diselenggarakan Kementerian Agama.

Haji khusus melalui travel yang sudah berizin dan haji dengan visa mujamalah dengan rekomendasi Menteri Agama. 

Di luar skema tersebut tidak akan mendapatkan visa resmi sehingga di luar tanggung jawab pemerintah.

"Untuk bironya, disarankan juga menggunakan biro yang sudah resmi terdaftar di Kemenag," terangnya. 

Dia menjelaskan, rangkaian ibadah haji 2024 telah selesai, dengan diterimanya jamaah haji kloter terakhir, di berbagai Debarkasi SOC Solo, untuk Jateng dan Yogyakarta. 

Berikutnya, Kemenag mulai mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji tahun 2025. 

Bulan Juli ini pihaknya telah melakukan evaluasi pelaksanaan rangkaian ibadah haji. 

Selanjutnya, Agustus ini mulai mensosialisasikan persyaratan dokumen, dilanjut September dengan melakukan cek Perdim. 

Bulan Oktober mulai melakukan koordinasi pembuatan Paspor. 

November mulai dilakukan rekam bio visa, Desember dilanjut rekapitulasi dan finalisasi dokumen. (jti)

Baca juga: Program Pembangunan Tuai Perkembangan Positif, Pemkab Kendal Ajukan Perubahan Rancangan APBD 2024

Baca juga: POSSI Kota Semarang Terjunkan 19 Atlet dalam Kejurprov 2024

Baca juga: Pasca Diresmikan Presiden, Pj Gubernur Jateng Ingin Pasar Jongke Surakarta Dijaga dengan Baik

Baca juga: Dua Pasangan Calon Independen di Jateng Terus Berproses Untuk Bertarung dalam Pilkada Serentak 2024

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved