Berita Regional
Balai Karantina Tahan Daging Babi Asal Surabaya: Tak Punya Dokumen
Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara (Karantina Sultra) berhasil menggagalkan pengiriman
TRIBUNJATENG.COM - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara (Karantina Sultra) berhasil menggagalkan pengiriman daging babi ilegal di Cargo Bandara Haluoleo Kendari.
Penangkapan ini terjadi setelah petugas curiga terhadap tiga boks kemasan karung yang masuk ke wilayah Sultra pada (tanggal).
Daging babi tersebut, yang dikirim dari Surabaya dengan berat total 98 kg, terdeteksi saat pemeriksaan rutin oleh petugas karantina.
"Kami menemukan bahwa boks-boks tersebut berisi daging babi dan tidak dilengkapi dengan dokumen karantina yang sah," jelas Nichlah Rifqiah, Ketua Tim Kerja Karantina Hewan Karantina Sultra.
Sebagai langkah selanjutnya, daging babi ilegal ini ditahan.
"Penahanan kami lakukan setelah mengetahui bahwa daging tersebut tidak dilengkapi sertifikat sanitasi produk karantina hewan atau KH-12 dari daerah asal,” katanya kepada TribunnewsSultra.com, Senin (29/7/2024).
Ia menjelaskan bahwa daging babi tersebut tidak dilaporkan, sehingga diserahkan kepada petugas karantina di tempat pemasukan dan pengeluaran yang ditetapkan.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Penegakan Hukum Karantina Sultra Abdul Rachman mengatakan daging babi tersebut diduga telah melanggar undang-undang tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
"Pembawa produk hewan berupa daging yang dilalulintaskan namun tidak disertai dengan dokumen karantina dan tidak dilaporkan petugas karantina untuk dilakukan tindakan karantina, maka dilakukan penahanan melalui penerbitan Surat Perintah Penahanan atau KH8a," jelasnya.
Sementara, Kepala Karantina Sultra A. Azhar menjelaskan daging babi yang ditahan itu, ditakutkan membawa hama penyakit.
"Daging babi tanpa dokumen tersebut dikhawatirkan dapat membawa hama penyakit hewan karantina African Swine Fever atau biasa disebut ASF dan Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK, karena asal daging tersebut berstatus endemis dan wilayah Sultra berstatus bebas," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Kronologi Penahanan Daging Babi Ilegal di Bandara, Ketua Karantina Sultra Takutkan Bawa Hama
| Tiba-tiba Lemas, Tersangka Pelecehan Seksual Yai Mim Meninggal dalam Kondisi Duduk |
|
|---|
| Bermodal Rompi Warna Hijau, Polisi Gadungan Rampas Ponsel Pelajar Modus Mau Nilang |
|
|---|
| Ngeri! COD HP Berujung Maut, Pemuda Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk dan Tembak |
|
|---|
| Sosok Haji Her yang Disambut Isak Tangis Ribuan Petani Usai Diperiksa KPK, Punya Ciri Khas |
|
|---|
| Kerja Bakti Mencekam, Warga Temukan Mayat Tanpa Kepala di Tumpukan Bambu, Identitas Segera Dikenali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-kandang-babi-jenis-flu-baru-yang-ditemukan-di-china-disebut.jpg)