Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Olimpiade Paris 2024

Atlet Tenis Meja Ini Debut di Olimpiade Paris 2024 pada Usia 58 Tahun

Zhiying Zeng, atlet tenis meja Chile, melakoni debutnya di Olimpiade pada usia 58 tahun.

Tayang:
Kompas.com/Istimewa
Atlet tenis meja Chile, Zhiying Zeng, saat melawan Mariana Sahakian dari Lebanon di cabang olahraga tenis meja tunggal putri di Olimpiade Paris 2024, Sabtu (27/7). (AFP/JUNG YEON-JE) 

TRIBUNJATENG.COM, PARIS - Zhiying Zeng, atlet tenis meja Chile, melakoni debutnya di Olimpiade pada usia 58 tahun.

Wanita kelahiran China tersebut sempat pensiun dini karena perubahan aturan di cabang olahraga tersebut.

Debutnya pun tiba di Olimpiade Paris pada Sabtu (27/7/2024).

Baca juga: Hasil Badminton Olimpiade Paris 2024, Fajar/Rian Dipecundangi Ganda Putra India

Ayahnya bahkan terjaga sampai pukul 5 pagi waktu China demi menyaksikan putrinya lolos ke kompetisi tersebut.

Dikutip dari Hindustan Times, Zhiying Zeng lahir pada 1966 di Guangzhou, China, dari keluarga dengan tradisi tenis meja.

Ibunya adalah pelatih tenis meja dan melatih Zeng sampai usia 9 tahun.

Kemampuannya cepat meningkat dan memenangi banyak turnamen nasional, lalu menjadi juara nasional junior.

 Zhiying Zeng juga sempat masuk tim nasional China, tetapi mimpinya untuk lolos ke Olimpiade kandas setelah aturan bet di tenis meja berubah.

Aturan dua warna untuk bet yang ditetapkan sebelum Olimpiade Seoul 1988 mengharuskan bet tenis meja berwarna berbeda di kedua sisinya, tak boleh hitam semua lagi.

Namun, aturan baru tersebut menyulitkan Zeng karena dia biasa memutar betnya untuk membuat lawannya bingung.

Dengan bet yang berbeda warna, pergerakannya bakal lebih mudah ditebak lawan dan kelemahannya akan terekspos.

"Begitu banyak pemain di China yang bermimpi (mewakili negara) karena itu sangat sulit dicapai.

Perubahan aturan sangat memengaruhi permainanku," katanya kepada CNN.

"Saat itulah aku mengalami kemerosotan besar dan keluar dari tim nasional."

Jalan cerita kemudian berubah cepat bagi Zhiying Zeng.

Pada 1989, salah satu sekolah di Chile mengundangnya menjadi pelatih tenis meja.

Tawaran itu mengubah hidupnya.

Zeng pun bermain lagi beberapa tahun kemudian dan menjuarai dua turnamen tingkat nasional pada 2004 dan 2005.

Akan tetapi, ia berhenti lagi setelah putranya mulai bermain olahraga tersebut.

Berselang 15 tahun kemudian, ketika pandemi Covid-19 melanda dunia, Zhiying Zeng mencoba bermain tenis meja lagi hanya untuk berolahraga dan menjaga kesehatannya, tetapi justru kembali jatuh cinta pada olahraga tersebut.

“(Mulai bermain lagi) hanya untuk berolahraga karena kami tidak melakukan apa pun selama di rumah kecuali makan,” katanya kepada CNN.

“Saya tertarik dan begitu kami bisa pergi, saya langsung ingin bermain melawan seseorang untuk mengukur kemampuanku, dan melihat apakah aku masih bisa berlari atau tidak.”

Ia mulai bermain di turnamen regional dengan bantuan federasi di Iquique, Chile, tempat tinggalnya.

 Zhiying Zeng kemudian lolos ke Kejuaraan Tenis Meja Amerika Selatan 2023 pada usia 57 tahun setelah dibujuk teman-teman dan keluarganya.

Di Pan American Games 2023 di Santiago, ia menjadi berita besar di Chile dan mendapat kesempatan mewakili negaranya di Olimpiade Paris 2024.

“Ayahku bisa melihat putrinya lolos ke Olimpiade,” lanjutnya kepada CNN.

“Dulu, beliau mengantarku ke tempat latihan dan pertandingan sewaktu aku masih kecil, dan kini di usia 57 tahun, aku berhasil. Saya berhasil.”

Pada Sabtu (27/7/2024), Zhiying Zeng bertanding melawan Mariana Sahakian dari Lebanon di babak penyisihan Olimpiade Paris 2024.

Set pertama ia menangi dengan skor 11-4, tetapi kemudian dikalahkan Sahakian 12-14, 5-11, 3-11, 8-11.

“Tapi saya tidak merasa sedih karena ini olahraga.

Suamiku, putra-putraku, semua orang yang kucintai dan sayangi ada di sana meneriakkan namaku.

Saya merasa sangat puas,” ucap Zeng setelah kekalahannya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Zhiying Zeng, Atlet Tenis Meja Usia 58 Tahun yang Debut di Olimpiade Paris 2024"

Baca juga: Legenda Sepak Bola Brasil Jadi Korban Perampokan saat Hadiri Olimpiade Paris 2024

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved