Berita Blora
Terkendala Anggaran, Pengembangan Wisata Alam Goa Terawang Blora Perlu Suntikan Investor
Terkendala anggaran, karena pengelolaan Wisata Alam Goa Terawang masih mandiri oleh Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Sampai saat ini, Wisata Alam Goa Terawang masih dikelola secara mandiri oleh Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora.
Wisata yang berada di Kecamatan Todanan itu menjadi salah satu wisata alam populer di Kabupaten Blora.
Selain suasana sejuk dengan pepohonan yang rindang di sekitar Goa Terawang, di sana juga terdapat satwa liar seperti monyet yang bisa ditemui pengunjung.
Baca juga: Daftar 9 Anggota DPR RI 2024-2029 Dapil Jateng 3: Blora, Grobogan, Pati, dan Rembang
Baca juga: Lahan Eks Pasar Induk Blora Mangkrak, Pemkab Tandatangani MoU dengan Lembaga Manajemen Aset Negara
Namun sayangnya, belum ada pengembangan yang optimal terkait potensi Goa Terawang.
Menurut Administratur KPH Blora, Yeni Ernaningsih, pengembangan Goa Terawang terkendala anggaran.
Perlu menggaet investor untuk bekerja sama dalam pengembangan Goa Terawang, sehingga bisa menciptakan wahana baru yang menjadi daya tarik pengunjung.
"Ketika kami mau membuat suatu wahana dan sebagainya, memang terkendala anggaran," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (1/8/2024).
Yeni mengatakan, saat ini pengelolaan Goa Terawang sepenuhnya oleh KPH Blora.
Baca juga: Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Diharapkan Bisa Atasi Kelangkaan Pupuk di Blora
Baca juga: Lansia di Blora 34 Tahun Hidup Tanpa Listrik, Rumahnya Sunyi dan Gelap, Ini Respon Arief Rohman
"Pengelolaan secara mandiri yang ada saat ini, sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2024," terangnya.
Adapun untuk bentuk pengelolaan hanya sebatas pemeliharaan satwa dan menjaga kebersihan Goa Terawang.
"Anggaran rutin pengelolaan yaitu anggaran memelihara satwa dan membiayai jasa tenaga kebersihan," jelasnya.
Menurut Yeni, pengembangan Goa Terawang menjadi perhatian bersama, termasuk Pemkab Blora.
"Pengembangan Goa Terawang ini menjadi perhatian bersama, termasuk Pemkab Blora juga sangat intens untuk mendorong kami agar segera melakukan kerja sama pengembangan wisata dengan investor," paparnya. (*)
Baca juga: Agar Lebih Realtime, Ketua RT di Semarang Diminta Catat Warga Meninggal Melalui E-Pakem
Baca juga: 31 ASN Pemkab Jepara Terima SK Pensiun
Baca juga: Kecelakaan Maut di Tol Sragen, Truk Batubara Vs Pikap, Sopir Tewas Terjepit
Baca juga: Program Studi PPG FKIP UMP Menangkan Hibah Revitalisasi LPTK 2024
| Truk Tabrak Pikap di Jalan Blora-Cepu, Begini Kronologinya |
|
|---|
| Pemkab Blora Studi Tiru ke Jombang, Pelajari Pengelolaan Perumda Tirta Kencana |
|
|---|
| MPKN Desak DPRD Blora Hentikan Kunjungan Kerja Luar Kota di Tengah Efisiensi Anggaran |
|
|---|
| Siswa SDN 1 Plosorejo Blora Ngungsi Belajar di Balai Desa, Ruang Kelas Rusak Sejak 2024 |
|
|---|
| Demi Mendapatkan Minyakita dengan Harga Lebih Murah, Emak-Emak di Blora Rela Basah-basahan Antre |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pengunjung-Goa-Terawang-Blora.jpg)