IKN
Basuki Minta Maaf Bandara IKN Belum Siap, Peserta Upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI Dibatasi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengonfirmasi bahwa bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) belum siap
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengonfirmasi bahwa bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) belum siap digunakan saat peringatan Hari HUT ke-79 Republik Indonesia di IKN. Ia pun meminta maaf atas kondisi tersebut.
Meski demikian, Basuki memastikan pengerjaan bandara IKN terus berlanjut sampai tuntas.
"Tamu-tamu dari Jakarta mohon maaf karena bandara kita di IKN masih kurang 300 meter lagi untuk (runway) 2.200 (meter). Target kami waktu itu 2.200 meter (selesai) sampai dengan 17 Agustus.
Tapi karena kondisi hujan, waktu yang lalu, sekarang ini 24 jam kami kawal dengan teknologi modifikasi cuaca (TMC) sehingga Alhamdulillah kami dua minggu di sana juga enggak hujan," ujar Basuki di Kantor Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) pada Kamis (1/8/2024).
"Namun demikian, sampai dengan tanggal 14 (Agustus) nanti kira-kira yang tadinya harus 2.200 (meter) mungkin masih kurang 300 (meter). Jadi masih belum bisa didarati pesawat. Tapi dengan heli (helikopter) sudah bisa," kata dia.
Basuki pun memastikan, setelah proses pembangunan runway bandara tuntas, bandara akan berfungsi secara komersial. Nantinya, bandara IKN akan bersatus sebagai bandara internasional.
Sementara itu, Mensesneg Pratikno menyatakan, saat ini bandara IKN belum beroperasi. Nantinya nama resmi bandara internasional tersebut akan diumumkan secara langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
"Perihal Bandara sampai sekarang belum bisa beroperasi. Kita namanya sudah ya, yang jelas menggunakan nama Nusantara. Pak Menhub akan umumkan secara spesifik. Jadi bandara rencananya namanya adalah bandara internasional Nusantara. Tapi sekali lagi bandara ini belum beroperasi," papar Pratikno.
Dibatasi 1.000 Orang
Peserta Upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Ibu Kota Nusantara (IKN) dibatasi sebanyak 1.000 orang. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Nugroho dalam Konferensi Pers Bulan Kemerdekaan, dikutip dari siaran Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/8/2024).
"Di IKN itu kami siapkan 1.000 (orang) pagi hari dan sore 1.000, plus yang 380 adalah di mainhall," ujar Heru. Sementara peserta upacara di Jakarta dibatasi sebanyak 1.500 orang pada pagi hari dan 1.500 pada sore hari.
Heru Budi menjelaskan, tata upacara militer dilakukan di IKN pada pukul 10.00 Wib atau 11.00 Wita. "Istana Jakarta adalah tambahan hiburan, antara Jakarta dengan IKN tetap menyambung," jelas Heru.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjelaskan, peserta upacara di IKN diutamakan untuk warga lokal. Pasalnya, bila mengundang peserta dari luar Kalimantan, maka akan membutuhkan akomodasi dan transportasi dalam jumlah besar. (kompas/tribunnews)
Baca juga: Olimpiade Paris 2024, 28 Juli 2024. Ganda Putra Tersingkir, Tim Panahan Optimistis Meraih Medali
Baca juga: Inilah Penjelasan Wali Kota Semarang Setelah Diperiksa KPK sebagai Saksi Dugaan Kasus Korupsi
Baca juga: Jaksa KPK Bongkar Modus Oknum Pegawai Rutan Memeras Sejumlah Tahanan, Didakwa Pungli Rp 6,3 Miliar
Baca juga: Terduga Teroris Bawa Bom di Kereta, Densus 88 Tangkap M di Stasiun Balapan Solo
| Respon Wapres Gibran Soal Isu IKN Mangkrak, Sebut Media Asing |
|
|---|
| Kisah Eko Warga Tulungagung Miliki Omzet Ratusan Juta Sebulan Setelah Merantau ke IKN, Bisnis Air |
|
|---|
| INFOGRAFIS: Kualitas Air di IKN |
|
|---|
| Potret Taksi Terbang di IKN Diuji Coba Hari Ini, Kecepatan Tembus 200 Km Per Jam |
|
|---|
| Daftar Insentif ASN yang Pindah Tugas ke IKN, Rumah, Apartemen, Biaya Pindah Istri dan Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pemerintah-terus-berupaya-menyelesaikan-proyek-infrastruktur-Ibu-Kota-Nusantara-IKN-untuk.jpg)