Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan

Kronologi Kecelakaan Kapal Nelayan di Perairan PLTU Bunton Cilacap, 1 Orang Meninggal Dunia

Sebuah kapal nelayan mengalami kecelakaan di perairan PLTU Bunton, Adipala, Cilacap pada Jumat (2/9/20224) pagi sekira pukul 04.00 WIB.

Ist. Humas Basarnas Cilacap
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban kapal nelayan yang mengalami kecelakaan di perairan PLTU Bunton, Cilacap. Jumat (2/8/2024). 

TRIBUNBANJATENG.COM, CILACAP - Sebuah kapal nelayan mengalami kecelakaan di perairan PLTU Bunton, Adipala, Cilacap pada Jumat (2/9/20224) pagi sekira pukul 04.00 WIB.


Adapun kejadian kecelakaan kapal pertama kali diketahui oleh salah satu warga, Neno.


Menurut Neno, kapal yang bermuatan 3 orang nelayan tersebut mengalami kecelakaan saat sedang menebar jaring di sebelah barat perairan Bunton.


Diduga saat menabur jaring terlalu minggir, kapal tersebut tergulung ombak dan terbalik.


"Menurut informasi saksi, kapal nelayan tersebut mengalami kecelakaan saat sedang tabur jaring di sebelah barat dari PLTU Bunton karena terlalu kepinggir, kapal tergulung ombak kemudian terbalik," jelas M. Abdullah Kepala Kantor SAR Cilacap kepada Tribunbanyumas.com


Lebih lanjut Abdullah menyebut bahwa usai mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar 
melaporkan kejadian kecelakaan kapal kepada Basarnas Cilacap untuk melakukan pencarian terhadap korban.


Mendapat laporan tersebut, tim Basarnas Cilacap langsung memberangkatkan 1 tim rescuer beserta peralatan SAR lengkap untuk melakukan pencarian.


Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan assesment dan melakukan pencarian korban.


"Metode pencarian yang digunakan dalam pencarian tersebut yakni dengan melakukan penyisiran di darat di tepian pantai serta melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan Rubber Boat," tutur Abdullah.


Abdullah menyebut, dalam pencarian itu 2 orang nelayan dievakuasi dalam keadaan selamat sementara 1 nelayan dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.


Pada pukul 07.15 WIB tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 2 orang korban yakni 
Hadi Siswanto (37) nelayan asal desa Kesugihan Kidul dalam keadaan selamat.


Kemudian korban lainnya yakni Utik (40) nelayan asal desa Jangrana dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.


Kedua korban saat itu langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke Puskesmas Adipala I untuk penangan medis.


"Dari 3 nelayan, 2 orang dievakuasi dalam keadaan selamat, 1 orang meninggal dunia," kata dia.


Sementara itu pada pukul 08.00 WIB tim SAR gabungan kembali mengevakuasi 1 nelayan lainnya yakni Satria (20) asal Lengkong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved