Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Kolaborasi UMP dan Masyarakat Desa Cibangkong Perangi Diare dengan INFIBER
PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa HMPSIK Universitas Muhammadiyah Purwokerto memperkenalkan sebuah inovasi baru bernama INFIBER.
TRIBUNJATENG.COM - Desa Cibangkong, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, kini tengah menghadapi masalah serius terkait meningkatnya kasus diare.
Salah satu penyebab utama dari lonjakan ini adalah rendahnya kualitas sanitasi air.
Menyadari urgensi masalah ini, PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan (HMPSIK) Universitas Muhammadiyah Purwokerto memperkenalkan sebuah inovasi baru bernama INFIBER (Inovasi Filtrasi Air Bersih) pada 23 Juli 2024.
Baca juga: Upaya Cegah Diare, PPK Ormawa HMPSIK UMP Gelar Penyuluhan di Desa Cibangkong
Acara sosialisasi program INFIBER dihadiri oleh 51 orang, termasuk perangkat desa Cibangkong, ketua RW, serta perwakilan RT.
Dalam acara ini, materi mengenai INFIBER dipaparkan oleh kepala bidang INFIBER PPK ORMAWA HMPSIK, Mohammad Aryudi.
Sesi pelatihan mengenai penggunaan dan perawatan alat INFIBER dipandu oleh Nazwa Arrofa Firdaus, Irgy Irawan, dan Annisa Wijayanti, staf INFIBER.
Kepala bidang INFIBER PPK ORMAWA HMPSIK, Mohammad Aryudi menjelaskan, belatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada ketua RW dan perwakilan RT mengenai deskripsi INFIBER, fungsi alat, bahan yang digunakan, cara pembuatan, serta perawatan alat tersebut.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pengisian kuesioner untuk mengukur pemahaman peserta mengenai sanitasi air.
"Salah satu faktor utama meningkatnya penyakit diare adalah kurangnya akses terhadap air bersih dan minimnya praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masyarakat. Oleh karena itu, tim PPK Ormawa HMPSIK melakukan pelatihan dan promosi alat INFIBER guna menurunkan peningkatan kasus diare di masyarakat," ujar Mohammad Aryudi saat dikonfirmasi di Purwokerto, Senin (5/8/2024).
Aryudi berharap bahwa alat INFIBER mampu menurunkan prevalensi diare dan menyediakan air bersih yang layak konsumsi bagi masyarakat.
Tim PPK ORMAWA HMPSIK juga berkomitmen untuk memfasilitasi pemasangan alat INFIBER di setiap RW demi mencapai tujuan tersebut.
Kepala Desa Cibangkong, Kaman, juga mengucapkan terima kasih kepada pihak PPK ORMAWA HMPSIK.
Baca juga: Petugas KPPS Cilacap Keracunan Massal, 40 Orang Pusing, Mual dan Diare
Menurutnya, dengan adanya program kerja INFIBER, dapat mengoptimalkan akses air bersih di masyarakat.
Acara ini sangat bermanfaat dan kami sangat terbantu oleh tim PPK ORMAWA HMPSIK UMP.
“Program INFIBER dari PPK ORMAWA HMPSIK ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi masalah diare di Desa Cibangkong dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses air bersih yang lebih baik. Semoga hal ini bisa menjadi kegiatan yang berkelanjutan," ujarnya.(*/tgr)
| Milad ke-61, UMP Purwokerto Tegaskan Komitmen Semakin Kuat dan Semakin Berdampak |
|
|---|
| Prof Ahmad Muttaqin: UMP Purwokerto Masuk World University, Diminati Mahasiswa Asing 12 Negara |
|
|---|
| Prodi Manajemen UMP Purwokerto Kirim 2 Mahasiswa di Student Mobility Program Malaysia |
|
|---|
| UMP Purwokerto Raih Penghargaan Bank Indonesia: Kampus Penggerak Ekonomi Kreatif |
|
|---|
| SPBU OVIS UMP Purwokerto Raih Predikat Pasti Pas Excellent, Perkuat Kemandirian Finansial Kampus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kolaborasi-UMP-dan-Masyarakat-Desa-Cibangkong-Perangi-Diare-dengan-INFIBER.jpg)