Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Viral di Kesesi Pekalongan Diduga Maling Bebek Tewas Dimassa, Kepala Desa Beri Penjelasan

Di video tersebut diramaikan dengan postingan terduga pencuri atau maling bebek tewas akibat dimassa di Desa Karyomukti, Kecamatan Kesesi.

|
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: rival al manaf
istimewa
Saat keluarga korban buat surat pernyataan menerima sebagai musibah dan tolak otopsi 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebuah video berdurasi 41 detik viral disosial media.

Di video tersebut diramaikan dengan postingan terduga pencuri atau maling bebek tewas akibat dimassa di Desa Karyomukti, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.

Pada unggahan di akun Instagram @beritapekalongan2 diberikan caption 'Dituding mencuri bebek, seorang pria tewas setelah dimassa warga.

Dalam narasinya dituliskan turut berduka, Seorang pria yang warga Sidosari Kesesi tewas setelah dipukuli warga lantaran dituding mencuri anak bebek (meri) pada Sabtu malam (3/8/24) di desa Karyomukti Kesesi.

Korban meninggal pada senin pagi  setelah sebelumnya dilarikan ke rumah sakit. 

Kronologi menurut warga, saat itu korban datang ke warung untuk beli teh sambil membawa seekor bebek kecil (meri) yang ditaruh di karung.

Banyak orang yang melihat dan mengira itu hasil curian.

Saat ditanyai korban mengatakan bebek itu nemu dari sungai.

Warga yang tidak percaya akhirnya membawa korban ke Balaidesa dan menghujaninya dengan pukulan tanpa ampun. 

Informasi kebenaran korban mencuri atau tidak masih simpang siur, bahkan hingga saat ini warga juga sedang menunggu kabar apakah ada yang kehilangan bebek.

Sementara itu kabar kematian korban sangat disayangkan banyak pihak dan kasus ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib.'

Postingan tersebut, mendapatkan komentar sebanyak 152 komentar.

Kepala Desa Karyomukti, Nur Wasis, mengatakan, bahwa tidak ada aksi pengeroyokan oleh warga terhadap orang yang dituduh mencuri bebek tersebut.

"Ada aksi pemukulan yang spontan dilakukan oleh seorang warga.

Namun itu tak fatal," kata Kades Karyamukti Nur Wasis, Selasa (6/8/2024).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved