Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Viral di Kesesi Pekalongan Diduga Maling Bebek Tewas Dimassa, Kepala Desa Beri Penjelasan

Di video tersebut diramaikan dengan postingan terduga pencuri atau maling bebek tewas akibat dimassa di Desa Karyomukti, Kecamatan Kesesi.

|
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: rival al manaf
istimewa
Saat keluarga korban buat surat pernyataan menerima sebagai musibah dan tolak otopsi 

Dirinya menceritakan kronologisnya, pada hari Minggu (4/8/2024) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, ada seorang pria tak dikenal melintasi jalanan di desanya.

Pria ini lantas mampir untuk beli minum di salah satu warung warga di pinggir jalan yang hari itu masih buka.

Pria tersebut pakaiannya basah semua dan kakinya penuh lumpur.

"Pria tak dikenal itu ini ditanya oleh pemilik warung dari mana dan sebagainya. Pria ini menjawab baru menjala ikan. Terus ditanya lagi ikannya mana."

"Di tengah obrolan itu, tiba-tiba terdengar suara bebek dari karung yang dibawa oleh pria tersebut.

Sehingga, warga pun kembali menanyakan itu bebek milik siapa. Namun, jawaban pria itu justru tidak tegas" ucapnya.

Kemudian, warga lalu menghubungi dirinya namun malam itu ia sedang sakit jadi dan tidak bisa datang.

Lalu, Carik dan perangkat desa yang datang.

Setelah itu, pria tak dikenali itu dibawa ke balai desa dan terjadilah kejadian seperti di video yang menyebar di medsos itu.

"Tidak ada aksi pengeroyokan oleh warga, seperti yang dinarasikan dalam media sosial.

Jika pun ada aksi pemukulan, itu dilakukan oleh warga yang emosi saat menanyakan asal usul bebek tersebut.

Itu spontan, karena ada yang emosi," ucapnya.

Saat disinggung terkait klarifikasi di kantor balai desa, Nur Wasis mengungkapkan, pada klarifikasi di balai desa diketahui pria tersebut bernama Bima RM (25), warga Desa Sidosari, Kecamatan Kesesi.

Pria ini mengaku mengambil bebek itu di dekat kandang kerbau di Desa Kaibahan. 

"Dini hari itu juga Pemerintah Desa Karyomukti menghadirkan pemilik bebek bernama Tasmo dan Kepala Desa Sidosari M Eksan. Pencurian tujuh ekor anak bebek pun berakhir secara kekeluargaan dengan dibuatkan surat pernyataan dari pelaku."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved