Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Kata OPM soal Penembakan Pilot Asal Selandia Baru di Mimika Papua

“Kami curiga pembunuhan pilot helikopter asal Selandia Baru sudah diskenariokan oleh militer dan polisi Indonesia sendiri,” kata Sebby.

Istimewa
Helikopter Intan Angkasa Air Service dengan nomor registrasi PK-IWN alami inseden saat mendarat di Distrik Alama, Kabupateb Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin (5/8/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pilot helikopter asal Selandia Baru, Glen Malcolm Conning, menjadi korban penembakan di Distrik Alama, di Mimika, Papua, Senin (5/8/2024).

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom buka suara terkait insiden tersebut.

Ia membantah pihaknya terlibat dalam peristiwa tersebut dan menduga ada skenario tertentu di balik peristiwa tersebut.

Baca juga: Polisi: Pilot Asal Selandia Baru Dibunuh dan Dibakar Bersama Helikopternya di Mimika Papua

“Kami curiga pembunuhan pilot helikopter asal Selandia Baru sudah diskenariokan oleh militer dan polisi Indonesia sendiri,” kata Sebby dalam keterangan pers, Rabu (7/8/2024).

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom (kiri). (TPNPB via BBC Indonesia)

Sebby menambahkan, skenario pembunuhan seperti juga pernah terjadi pada 2020, ketika seorang karyawan Freeport yang juga warga Selandia Baru ditembak mati.

Karena itu, Sebby jadi curiga bahwa perisitwa ini merupakan upaya untuk mencegah pembebasan pilot Susi Air, Philips Mehrthen yang akan segera dibebaskan oleh OPM.

"Oleh karena itu perlu investigasi independen. Karena kami curiga bahwa hal ini merupakan bagian dari skenario untuk menghalangi misi pembebasan pilot asal Selandia Baru, dengan tujuan gagalkan niat baik Panglima TPNPB Kodap III Ndugama Derakma Bridjen Egianus Kogeya dan Pasukannya," ucap Sebby.

Sebby juga menuding kepolisian menyebar informasi yang keliru terkait peristiwa ini. Sebab, dia mengeklaim memiliki bukti terkait peristiwa tersebut.

"Katanya mayat pilot helikopter dibakar dengan helikopter, tapi di foto ini, mayat dan helikopter masih utuh," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto memastikan, aparat keamanan akan bertindak sesuai prosedur untuk kasus ini.

“Pemerintah melalui aparat keamanan akan melakukan berbagai tindakan yang dibutuhkan sesuai dengan prosedur dan hukum berlaku,” kata Hadi melalui pesan tertulis kepada awak media, Selasa (6/8/2024) petang.

Namun demikian, Hadi tidak mengelaborasi tindakan apa yang akan dilakukan aparat keamanan. Ia hanya mengatakan bahwa tindakan itu untuk “menjaga situasi tetap kondusif bagi kepentingan nasional”.

Diwartakan sebelumnya, TPNPB-OPM atau KKB membunuh Glen Malcolm Conning di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (5/8/2024).

Korban yang merupakan pilot helikopter milik PT Intan Angkasa Service dibunuh ketika mengangkut empat orang penumpang dan mendarat di Distrik Alama.

"Benar telah terjadi penyanderaan dan pembunuhan yang dilakukan oleh KKB terhadap Mr. Glen Malcolm Conning yang merupakan pilot helikopter milik PT. Intan Angkasa Air Service," ujar Kepala Operasi Damai Cartenz 2024 Brigjen Faizal Ramadhani melalui keterangan tertulis, Senin.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved