Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Viral Kronologi Pekerja PT BAI Tewas Terlindas Ekskavator di Mempawah

Viral video berdurasi 36 detik yang menampilkan kondisi seorang pria lengkap dengan seragam kerja meringis kesakitan dengan kondisi kaki sebelah kiri

Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Instagram
Viral Kronologi Pekerja PT BAI Tewas Terlindas Ekskavator di Mempawah 

Viral Kronologi Pekerja PT BAI Tewas Terlindas Ekskavator di Mempawah

TRIBUNJATENG.COM- Viral video berdurasi 36 detik yang menampilkan kondisi seorang pria lengkap dengan seragam kerja meringis kesakitan dengan kondisi kaki sebelah kiri yang terlihat remuk diduga terlindas excavator, pada pukul 13.10 WIB sesuai tampilan waktu yang tertera di video tersebut


Musibah kerja tersebut terjadi di areal Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin 12 Agustus 2024 siang.


Kapolres Mempawah AKBP Sudarsono melalui Kasat Reskrim Iptu Fadhila Nugrah Sakti membenarkan adanya kecelakaan kerja di areal Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin 12 Agustus 2024 siang.


"Benar, tadi sekitar pukul 13.00 WIB ada kecelakaan kerja di areal Proyek SGAR PT BAI yang menyebabkan satu orang pekerja meninggal dunia," jelas Kasat Reskrim dikutip dari Tribun Pontianak.


"Untuk identitas korban bernama Kon Ji Fam (41) warga Tanjung Gundul, Karimunting, Bengkayang. Korban merupakan seorang buruh lapangan PT Indo Fudong Konstruksi yang melaksanakan pekerjaan proyek di SGAR PT BAI," lanjut Kasat Reskrim memberikan keterangan.


Lebih lanjut, Kasat Reskrim turut menyampaikan kronologis kecelakaan kerja yang mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia di areal Proyek SGAR PT BAI, berdasarkan keterangan saksi sang operator excavator.


"Saat kejadian, korban dan seorang operator excavator melakukan pekerjaan di titik lokasi yang sama. Ketika operator excavator mengoperasi alatnya, tiba-tiba terdengar suara jeritan dari arah belakang excavator," ujar Kasat Reskrim.


"Nah, seketika itu juga operator excavator ini menswing excavator kearah kanan lalu menoleh dan melihat korban sudah terlindas, lalu sang operator excavator ini menekan klakson excavator untuk meminta pertolongan," lanjut Kasat Reskrim menjelaskan.


Setalah mendapat pertolongan, jelas Kasat Reskrim, korban langsung dibawa ke RSUD dr Rubini Mempawah untuk diberikan pertolongan medis, namun korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.


"Untuk kondisi korban dinyatakan meninggal dunia, dan pada pukul 17.00 WIB sore tadi jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka menggunakan ambulance RSUD dr Rubini didampingi pihak perusahaan bersama adik kandung korban," jelas Kasat Reskrim.


(*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved