Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

HUT 79 RI

Presiden Jokowi Kenakan Baju Kebesaran Sultan Kutai di HUT ke 79 RI

Jokowi mengenakan pakaian adat kustin, saat memimpin upacara di halaman Istana Negara di IKN. “Pakaian adat presiden dan ibu negara pada upacara

Tayang:
ANGKAP LAYAR YOUTUBE BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT PRESIDEN via Kompas.com
Jokowi mengenakan pakaian adat kustin, saat memimpin upacara di halaman Istana Negara di IKN. “Pakaian adat presiden dan ibu negara pada upacara peringatan detik-detik proklamasi tahun 2024 adalah pakaian adat Nusantara yang terinspirasi dari baju adat Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura, baju kustin,” kata pembawa acara dalam upacara tersebut. 

TRIBUNJATENG.COM, KUTAI -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kali pertama memimpin upacara peringatan detik-detik Proklamasi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Republik Indonesia di halaman Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, Sabtu (17/8).

Pada tahun-tahun sebelumnya, sejak 1950, upacara peringatan detik-detik Proklamasi digelar di Istana Merdeka, Jakarta.

Jokowi mengenakan pakaian adat kustin, saat memimpin upacara di halaman Istana Negara di IKN.

“Pakaian adat presiden dan ibu negara pada upacara peringatan detik-detik proklamasi tahun 2024 adalah pakaian adat Nusantara yang terinspirasi dari baju adat Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura, baju kustin,” kata pembawa acara dalam upacara tersebut.

Menariknya, Kustin disebut sebagai pakaian kebesaran yang biasanya dikenakan sultan dari Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura pada saat upacara penting.

“Kerajaan Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur adalah salah satu kerajaan tertua di Indonesia sekaligus cikal bakal nusantara Indonesia.

Baju kustin adalah salah satu pakaian yang mempunyai kasta tertinggi di Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura,” ujar pembawa acara.

Selain itu, kustin disebut dikenakan Sultan pada saat upacara erau, yang merupakan upacara terbesar dan termegah di Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura.

Pada sore harinya, ketika hadir dalam upacara penurunan bendera di IKN, Jokowi mengenakan pakaian adat Baamar Galung Pancar Matahari dari Suku Banjar, Kalimantan Selatan.

Baju adat

Seperti biasa, pada pelaksanaan upacara HUT RI semasa pemerintahan Presiden Jokowi, para tamu undangan juga mengenakan baju adat Nusantara. Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Agus Harimurti Yudhoyono, dan istri, Annisa Pohan, mengenakan pakaian adat Kotawaringin, Kalimantan Tengah, berwarna putih biru.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani, hadir di upacara mengenakan pakaian berwarna merah serasi bersama suaminya. Dia memakai pakaian adat Sunda, dengan kain batik garutan, motif merak ngibing.

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, mengenakan pakaian khas Maluku berwarna merah. “Kebetulan saya belum pernah pakai, pakaian dari Maluku, dan mendekati seperti Kalimantan juga, karena ada interaksi budaya antara Maluku dengan Kalimantan,” katanya.

Dia menambahkan, setiap tahun baju adat yang dipakainya untuk HUT RI akan berbeda-beda. "Kalau setiap tahun satu provinsi, minimal dua (baju) malah. Jadi saya punya koleksi baju-baju daerah. Indonesia memang bhineka tunggal ika, jadi baju nasionalnya juga bhineka tunggal ika, berbeda-beda," ujarnya.

Para tamu yang hadir di Istana Merdeka, Jakarta, juga mengenakan baju adat Nusantara. Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, dan istri, Wury Ma’ruf Amin, kompak mengenakan pakaian adat suku Melayu Sambas, Pontianak, Kalimantan Barat. Adapun Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, kompak dengan putra sulungnya, Jan Ethes, mengenakan busana khas Papua. Istri Gibran, Selvi Ananda, memilih baju adat Lampung.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved