PSIS Semarang
Kontribusi yang Positif, Pelatih PSIS Ingin Jajal Banyak Pemain Muda Bermain
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengaku senang salah satu pemain muda yang ia turunkan dalam laga melawan Persis Solo
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengaku senang salah satu pemain muda yang ia turunkan dalam laga melawan Persis Solo, Sabtu (17/8) lalu memberi kontribusi penting ketika dimainkan.
Pemain yang dimaksud, yakni striker belia Aulia Rahman. Pemain yang punya karakter bermain mirip Ramadhan Sananta itu dimainkan di babak pertama dalam laga tersebut.
Hal ini karena bomber utama PSIS, Sudi Abdallah mengalami cedera sedangkan pengganti sesama pemain asing, Evandro Brandao belum bergabung dengan tim.
Pilihan Gilbert pada akhirnya mengarah pada Aulia Rahman untuk diturunkan di posisi nomor 9. Namun demikian, saat dimainkan, beberapa kritikan mengarah kepada pemain muda tersebut.
Gilbert Agius justru menilai permainan Aulia yang belum stabil itu hal wajar. Ini karena sang pemain baru menjalani debut di Liga 1. Belum lagi, dia harus tampil dalam situasi tekanan tinggi dari suporter lawan di lapangan.
"Dia bermain 50 menit di game pertamanya. Tapi yang patut diperhatikan, kami bermain away, di Solo.
Pressure tinggi dan stadion full suporter, itu pasti tidak mudah untuk Aulia," kata Gilbert saat ditemui usai latihan PSIS di Lapangan Wisesa Mranggen Demak, Selasa (20/8).
Menurut Gilbert, kehadiran Aulia di dalam lapangan juga memberikan tekanan kepada pemain Persis.
Dalam catatan Gilbert, Aulia punya dua kans mencetak gol. "Dia bahkan punya dua peluang, dari umpan Gali dan satu lagi yang sayangnya offside," tambahnya.
Gilbert lalu membandingkan usai Aulia ditarik keluar di babak kedua. Permainan PSIS seakan hilang karena di lini depan tidak ada target man.
"Saat ada Aulia, dia bisa jadi dinding dan pengalih perhatian. Bahkan juga target man," sambungnya.
Kemudian Gilbert menegaskan, mainnya Aulia merupakan bagian dari visi tim pelatih untuk banyak menjajal pemain muda.
"Kami memang ingin memberikan kesempatan lebih untuk pemain muda. Dan kami ingin membantunya untuk performa terbaik," paparnya.
Di sisi lain, Gilbert mengaku menyayangkan sosok Sudi Abdallah yang harus cedera.
"Dari awal kami sudah siapkan Sudi sebagai bomber utama, dia pemain bagus, punya daya juang tinggi, sayangnya dia harus cedera," kata Gilbert.
Hasil Uji Coba PSIS vs PSMS Berakhir Imbang 1-1, Pelatih Kahudi Wahyu Soroti Tempo Permainan |
![]() |
---|
Sosok Marko Ivanovic Bek Anyar PSIS Semarang, Tinggi Hampir 2 Meter |
![]() |
---|
Hasi Laga Internal Game PSIS Semarang, Doni Sormin Tampil Memukau |
![]() |
---|
Siap Tempur! PSIS Semarang Gelar Peluncuran Tim Akhir Agustus, Kenalkan Skuat dan Jersey Baru |
![]() |
---|
PSIS Semarang Pastikan Sanksi FIFA Akan Diselesaikan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.