Berita Regional
13 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Ternate, 6 dalam Pencarian
Bencana banjir bandang melanda Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate, Maluku Utara. Belasan orang tewas.
TRIBUNJATENG.COM, TERNATE - Bencana banjir bandang melanda Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate, Maluku Utara.
Setelah ditutupnya operasi SAR pada hari pertama, ditemukan dua korban baru.
Korban merupakan pasangan suami-istri.
Baca juga: Banjir Rob Sayung Kian Parah, Warga Datangi Kantor Bupati Demak
"Kita temukan pada pukul 18.40 dan 19.21 WIT.
Setelah diadakan autopsi ternyata jenis kelaminnya adalah perempuan dan yang satu laki-laki.
Keduanya suami istri," kata Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman, Minggu (25/8/2024) malam.
Lanjut Fathur, kedua korban ditemukan setelah ditutup operasi pencarian.
Namun, begitu mendapatkan informasi temuan korban, tim SAR gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kedua korban yang bernama Hasim (58) dan Hadijah (50), ditemukan di dalam rumah dalam kondisi tertimbun lumpur.
"Posisi tertimbun material, hingga mempersulit tim untuk melakukan proses evakuasi," ujar dia.
Dengan ditemukan dua korban ini, maka total keseluruhan sementara ini, pada pencarian hari pertama seluruhnya 13 orang korban meninggal dunia.
Korban selamat dan luka sejumlah delapan orang.
Serta masih dalam pencarian enam orang.
"Delapan orang yang selamat sebagian sudah pulang dn sebagian lagi masih dirawat di rumah sakit," cetusnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Update Banjir Bandang Ternate, Korban Meninggal Bertambah Jadi 13 Orang"
Baca juga: Detik-detik Mengharukan 3 Orang Berpelukan Terakhir Kali, Sebelum Tewas Diterjang Banjir Bandang
| 8 Rumah Hancur Akibat Bentrok Antar Desa, Dipicu Pria Mabuk Maki Istri Orang |
|
|---|
| "Guru Tidak Berakhlak" Tragis Siswa Berprestasi Dirawat di RSJ Diduga Korban Bully di Sekolah |
|
|---|
| Misteri Kematian Mahasiswa PNP, Dari Hilang Kontak hingga Ditemukan Tak Bernyawa |
|
|---|
| 2 Pria Mabuk Tewas Dibakar, 5 Pelaku Mengaku Dendam Sering Diganggu dan Diancam |
|
|---|
| Bocah Perempuan Meninggal Setelah Minum Air dari Kulkas, Kakaknya Dirawat di RS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-banjir_20170226_215015.jpg)