Berita Demak
Banjir Rob Sayung Kian Parah, Warga Datangi Kantor Bupati Demak
Warga di Dukuh Morosari, Desa Sriwulan Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak mengeluhkan kondisi banjir rob yang mencapai setengah meter di pemukiman warg
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Warga di Dukuh Morosari, Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak mengeluhkan kondisi banjir rob yang mencapai setengah meter di pemukiman warga.
Keadaan tersebut diperparah dengan lalu lalang kendaraan proyek tol Demak, sehingga menyebabkan ombak dari kendaraan memasuki rumah-rumah warga.
Bahwa warga Morosari resah dengan adanya genangan air rob di jalan utama Dukuh Morosari yang hampir setiap hari.
Baca juga: Resah Banjir Rob Ganggu Aktivitas, Warga Demak Temui Bupati: "Mohon Peninggian Jalan"
Baca juga: Elektabilitas Calon Bupati Demak Berdasar Survei LKPI, Eistianah Peringkat 3, Tertinggi Malah Ini
Baca juga: Bupati Demak Estianah Ditantang Debat Terbuka Oleh Mahasiswa Unissula Semarang Terkait Bajir Rob
Baca juga: Tol Baru di Jateng, Tol Demak-Tuban Senilai Rp 45,71 T, Total 9 Kecamatan di Pati Bakal Tergusur
Resah karena hal tersebut, sekitar puluhan orang melakukan audiensi ke Pendopo Kabupaten Demak.
Warga berharap pemerintah bisa memperhatikan kondisi pemukiman terdampak rob tersebut dengan melakukan peninggian jalan.
"Harapan kami pemerintah bisa meninggikan jalan karena kondisi rob warga tidak bisa aktivitas, ditambah jalanan itu juga dilewati kendaraan proyek tol tentunya bikin gelombang air dari kendaraan proyek masuk ke rumah warga sehingga menyebabkan kerusakan pada rumah dan tempat usaha," kata Ahmad Ulul Albab, Rabu (10/7/2024).
Selain itu, kondisi rob yang menggenangi pemukiman juga menyebabkan kendaraan semakin berkarat. Sehingga aktivitas perekonomian terganggu.
"Dampaknya juga ke pendidikan anak-anak sekolah, yang terganggu karena adanya air rob, pembelajaran jadi tidak efektif. Banjir rob ini juga bikin kampung jadi kumuh," katanya.
Sebagai informasi, pemukiman di Kecamatan Sayung menjadi satu diantara daerah pemukiman terdampak rob dari tahun 1997 hingga sekarang.
Bahkan sekitar tahun 2000-an dua dukuh di Kecamatan Sayung hilang yakni Dukuh Senik dan Tambaksari Desa Bedono.
Menanggapi hal itu, Bupati Demak Eistianah mengatakan akan segera melakukan penanganan sementara sesuai dengan permintaan warga.
"Segera akan kami lakukan peninggian jalan utamanya yang terdampak rob sehingga nanti saat kendaraan proyek tol melintasi jalan, arus air rob tidak merusak rumah-rumah warga," tuturnya.(Rad)
| Tak Ada Bantuan Alat Berat, Warga Demak Berjuang Sendiri Membersihkan Lumpur 50 Cm Usai Banjir |
|
|---|
| Aksi Saling Lempar Batu saat Orkes Ricuh di Demak Lukai Dua Warga, Polisi Buru Pelaku |
|
|---|
| Viral Polisi Gendong Bocah Korban Pelemparan Batu Kericuhan Orkes di Demak |
|
|---|
| Perang Sarung di Demak, 4 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Sabetan Parang |
|
|---|
| UPDATE Jalan Semarang - Purwodadi Masih Terputus, Kebonagung - Dempet Sudah Bisa Dilalui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pendemo-mengeluhkan-dampak-dari-rob.jpg)