Berita Regional
Pria Bali Terancam 5 Tahun Penjara gara-gara Pelihara Landak Jawa
I Nyoman Sukena, warga Desa Bongkasa, Badung, Bali, harus berurusan dengan hukum karena memelihara Landak Jawa.
TRIBUNJATENG.COM, BADUNG - I Nyoman Sukena, warga Desa Bongkasa, Badung, Bali, harus berurusan dengan hukum karena memelihara Landak Jawa.
Kasus tersebut mendapat perhatian dari keluarga dan warga sekitar.
Sukena didakwa melanggar Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDA-HE) setelah memelihara Landak Jawa yang secara tidak sengaja dipelihara hingga berkembang biak.
Baca juga: Jual Landak Jawa Untuk Dikonsumsi Seharga Rp 100 Ribu, Pemuda Ini Ditangkap Polisi
Keluarga dan warga sangat terkejut atas kasus ini.
"Keluarga sangat syok.
Istrinya sangat sedih karena ditinggal suaminya hanya karena memelihara landak," kata I Made Mudita, Kelian Banjar Dinas Karang Dalem II, Desa Bongkasa Pertiwi, Jumat (6/9/2024).
Menurut Mudita, Sukena memelihara Landak Jawa bukan untuk diperjualbelikan, melainkan karena binatang itu diberikan oleh ayahnya.
Landak tersebut ditemukan di kebun saat masih kecil, dan Sukena merawatnya hingga besar.
"Landak ini dipelihara, bukan dibunuh atau dijual.
Landak Jawa memang banyak di sini, sering merusak tanaman warga di malam hari," ujar Mudita.
Sukena yang dikenal hobi memelihara binatang juga memiliki burung jalak Bali yang izinnya telah lengkap.
Anggota DPR RI, I Nyoman Parta, turut mengunjungi keluarga Sukena dan menggali informasi lebih lanjut.
Dalam kunjungannya, Parta mengungkapkan, landak yang dipelihara Sukena awalnya merupakan milik almarhum mertuanya.
"Dua anak landak itu awalnya dipelihara oleh mertuanya.
Setelah beliau meninggal, Sukena merawatnya dengan baik.
| "Mama, Pentingkan Rumah Dulu" Pesan Terakhir Mandala Pakai Sepatu Kekecilan Demi Bantu Ibunya |
|
|---|
| Detik-Detik Truk LPG Terbakar di Tol, Sopir Selamat Meski Sempat Terpental |
|
|---|
| Tak Hanya Ibu Mertua, Anisa yang Dalangi Perampokan Ternyata Berencana Habisi Seluruh Keluarga |
|
|---|
| Anggota TNI Pulang Tinggal Nama, Ayah Kelasi Dua Ovy Ungkap Kejanggalan Terjadi Sejak Februari |
|
|---|
| Kurir Jadi Korban Komplotan Begal saat Berteduh, Ditodong Pisau, Motor dan 12 Paket Raib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/landak_20170918_193036.jpg)