Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kriminal

Cara Indra Septiarman Kabur dari Kejaran Polisi Selama 12 Hari, Berpindah-pindah Setiap Hari

Polisi mengungkap cara Indra Septiarman (26) kabur dari kerjaran aparat selama 12 hari.

|
Editor: rival al manaf
DOKUMENTASI POLRES PADANG PARIAMAN
Polisi menginterogasi IS (26, kanan), tersangka kasus pembunuhan NKS (18), gadis penjual gorengan, di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (19/9/2024) sore. 

Warga kemudian melapor ke polisi yang sedang berjaga dan sejumlah petugas segera menuju ke lokasi.  

Setibanya di sana, anggota polisi membuka paksa pintu rumah yang terkunci dari dalam tersebut. Setelah masuk, petugas melihat hal mencurigakan, hingga akhirnya polisi melakukan penggeledahan di rumah itu.

"Pelaku berhasil kami amankan di atas loteng di bagian dalam rumah sedang bersembunyi," ujar Faisol dilansir dari Kompas.com, Kamis (19/9/2024).

Faisol menambahkan, IS tidak melakukan perlawanan saat ditangkap petugas kepolisian.

Buron 12 hari, tersangka berpindah-pindah lokasi Setelah pencarian selama 12 hari, polisi akhirnya berhasil menangkap IS pada Kamis pukul 15.00 WIB.

Tersangka ditemukan sedang bersembunyi di loteng sebuah rumah kosong di Padang Kabau, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam, Padang Pariaman.  

Menurut Faisol, penangkapan IS merupakan kerjasama polisi dengan masyarakat dan pemerintah setempat.

Penangkapan bermula saat tim mencurigai salah satu rumah kosong.

Rumah yang ditinggal penghuninya itu dicurigai karena pintunya terbuka dan barang-barang berserakan. Selama ini, petugas sering melewati rumah itu, tetapi tidak ada hal-hal mencurigakan.

”Walaupun (rumah itu) ditinggal penghuninya, kami bisa mendeteksi bahwa ini ada orang di dalamnya. Ternyata tersangka ada di dalamnya.

Begitu dapat informasi, tim langsung datang, tersangka ada di atap (loteng) rumah. Jadi, benar-benar tidak tampak melalui penglihatan biasa,” ungkapnya.

Faisol menambahkan, berdasarkan pengakuan, tersangka berpindah-pindah lokasi dalam pelariannya.

"Misalnya, malam ini di rumah ini, besok di tempat lain, di rumah kosong,” katanya.

Kasus pembunuhan gadis penjual gorengan bermula saat korban NKS (18 tahun) dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat (6/9/2024) usai berjualan gorengan keliling kampung.

Ia sehari-hari berjualan gorengan mulai dari pukul 16.00 hingga pukul 19.00 WIB.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved