PSIS Hari Ini
Striker PSIS Semarang Fernandinho Dipaksa Absen Lagi, Hukuman Ditambah 2 Laga, Terdekat Lawan Arema
Striker PSIS Semarang Fernandinho harus memperpanjang masa hukuman larangan bermainnya sebanyak dua kali, saat hadapi Arema FC dan Persija Jakarta.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pil pahit terpaksa harus ditelan tim PSIS Semarang di saat kondisi tim sedang krisis pemain di lini depan.
Kabar mengejutkan kembali harus diterima manajemen klub Mahesa Jenar jelang laga melawan Arema FC.
Sesuai keterangan tertulis yang diunggah PSIS Semarang melalui website resminya, Fernandinho harus memperpanjang masa hukuman larangan bermainnya sebanyak dua kali.
Baca juga: Timor Leste Tanpa Diperkuat Winger Gali Freitas, Tak Dilepas PSIS Semarang?
Baca juga: Kebugaran Pemain Jadi Masalah PSIS Jelang Jamu Arema FC, Pelatih: Fernandinho Juga Masih Absen
Artinya, tak sekadar absen saat bertandang ke markas PSM Makassar, Fernandinho juga dipaksa tak bisa bergabung bersama tim saat melawan Arema FC dan Persija Jakarta.
Ini sesuai surat Komdis PSSI yang diterima manajemen, dimana menyebutkan bahwa Fernandinho diberikan hukuman tambahan larangan bermain sebanyak dua pertandingan sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat.
Sebelumnya pemain berusia 30 tahun ini mendapatkan kartu merah saat menghadapi Persib Bandung karena dianggap melakukan pelanggaran serius terhadap salah satu pemain lawan.
Hal itu yang kemudian menjadi pemicu sang pemain dilarang bermain saat menghadapi PSM Makassar.
Dan seharusnya, pemain asal Brazil ini sudah bisa bergabung kembali begitu rampungnya laga yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Batakan Balikpapan itu.
Menurut informasi yang diterima, Fernandinho dinyatakan telah melanggar keras pemain lawan dan diganjar kartu merah langsung oleh pengadil lapangan.

Baca juga: Pelatih PSIS Semarang Mengaku Puas Anak Asuhnya Imbangi PSM
Baca juga: Video Gilbert Senang PSIS Semarang Mampu Curi Poin di Kandang PSM Kini Fokus Hadapi Arema FC
"Pemain PSIS Semarang bernama Fernando Jose Gomes Junior atau Fernandiho ini telah melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023," bunyi keterangan surat sanksi dari Komdis PSSI.
Fernandinho telah melakukan pelanggaran serius yakni menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran displin.
"Karenanya, Fernandinho diberikan hukuman tambahan larangan bermain sebanyak dua pertandingan sejak keputusan ini ditertibkan dan berlaku pada pertandingan terdekat."
"Lalu denda Rp10 juta dan pengulangan terhadap pelanggaran terkait akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat."
"Keputusan ini tidak dapat diajukan banding," lanjut bunyi sanksi dari Komdis PSSI itu.
Artinya, lagi- lagi PSIS Semarang praktis akan mengandalkan Gali Freitas di pekan ketujuh Liga 1 2024-2025 saat melawan Arema FC di Stadion Moch Soebroto Magelang pada Kamis (26/9/2024) serta pekan kedelapan melawan Persija Jakarta pada 17 Oktober 2024. (*)
Baca juga: Mengintip Agrowisata Sido Muncul, Meraih Penghargaan Adi Niti 2024 dari KLHK
Baca juga: Persib Bandung Menanti Sanksi Komdis PSSI, Bakal Senasib Sriwijaya FC?
Baca juga: Malam Ini Timnas U20 Indonesia Vs Maladewa, Dony Tri Pamungkas: Insya Allah Meraih Hasil Terbaik
Baca juga: Pentingnya Bangun Kepercayaan dalam Pemberdayaan Masyarakat, Irwan Hidayat: Market Oriented Kuncinya
Semarang
PSIS Semarang
Komdis PSSI
Liga 1
Fernandinho
SNEX
Panser Biru
Mahesa Jenar
PSIS Semarang Vs Arema FC
Gilbert Agius
Kahudi Pesan Pemain PSIS Jangan Terbebani Overthinking, Apa Maksudnya? |
![]() |
---|
PSIS Semarang Kalahkan Semen Padang, Gilbert Agius: Modal Pelecut Jelang Lawan Borneo FC |
![]() |
---|
Gerak Senyap Transfer Paruh Musim PSIS Semarang: Gustavo Souza Done Deal, 2 Lainnya Lempar Kode |
![]() |
---|
Liga 1 Sore Ini, Duel Klasik Persik Kediri Vs PSIS Semarang, Momentum Mahesa Jenar ke Jalur Positif |
![]() |
---|
KABAR Baik, Bomber PSIS Semarang Evandro Brandao Mulai Ikut Latihan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.