Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Kolaborasi BPS dan Diskominfo Batang, Big Data untuk Transformasi Ekonomi

BPS Batang menggelar seminar untuk mengoptimalkan peran big data sebagai komponen kunci menuju Satu Data Indonesia (SDI).

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
PEMKAB BATANG
Seminar Optimalisai Peran Big Data sebagai Komponen Kunci Menuju Satu Data Indonesia (SDI) yang digelar BPS Kabupaten Batang, Rabu (2/10/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Batang menggelar seminar untuk mengoptimalkan peran big data sebagai komponen kunci menuju Satu Data Indonesia (SDI).

Seminar ini menyoroti pentingnya big data sebagai pelengkap data dasar, primer, dan sektoral.

Kepala BPS Batang, Heni Djumadi menegaskan bahwa untuk mewujudkan data dan informasi yang relevan di Kabupaten Batang, BPS selalu bermitra dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Baca juga: Ribuan Bilik Suara Pilkada 2024 Tiba, KPU Batang Pastikan Penyimpanan Logistik Aman

Baca juga: Refleksi Hari Kesaktian Pancasila di Batang, Bendera 250 Meter dan Foto Pahlawan Revolusi Dikirab

"Bukti sinergi ini terlihat dari kolaborasi antara aplikasi Gemari Literasi Statistik (GELATIK) dan Sistem Informasi Data Statistik Kabupaten Batang (SITIKA), yang memperkuat data untuk pengambilan keputusan yang tepat," ujarnya, Rabu (2/10/2024).

BPS mendukung pemanfaatan big data untuk statistik resmi dalam transformasi ekonomi dan penguatan tata kelola statistik sektoral, serta mendukung stabilitas ekonomi makro.

"Melalui big data, pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah cepat dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran."

"Selain itu, BPS bersama Pemkab Batang meraih penghargaan Indeks Pembangunan Statistik (IPS), yang meningkat signifikan dari 2,07 menjadi 2,78 dengan kategori baik," jelasnya.

Kepala Diskominfo Kabupaten Batang, Triossy Juniarto menjelaskan bahwa aplikasi SITIKA berfungsi untuk menghimpun data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"SITIKA memudahkan pencarian data, terutama bagi publik yang membutuhkan informasi berbasis data."

"Melalui GELATIK, semua aplikasi digabungkan agar pengguna mudah mengakses," terangnya.

Seminar ini juga menghadirkan narasumber seperti Kepala Bappelitbang Ari Yudianto, Pranata Komputer Ahli Madya BPS RI Alfatihah Reno, dan Statistisi Ahli Muda BPS Anis Yuliastuti.

Dalam paparannya, Alfatihah Reno mengungkapkan bahwa Kabupaten Batang, yang sedang bertransformasi menjadi kota industri, dapat memanfaatkan kecanggihan big data.

"Dengan big data, bisa memantau mobilitas warga di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan mendukung pemasaran kawasan tersebut agar lebih dikenal luas," pungkasnya. (*)

Baca juga: Mees Hilgers Masih Berstatus Pemain Belanda Versi UEFA, Ini Buktinya

Baca juga: Gemuk di Sektor Pertahanan, Ini Daftar 27 Pemain Timnas Indonesia Lawan Bahrain dan China

Baca juga: SELAMAT! Malik Risaldi Pemain Persebaya Surabaya Kembali Gabung Timnas Indonesia

Baca juga: Marissa Haque Masih Mengajar di STIE IBS Sehari Sebelum Meninggal, Ini Isi Postingan Terakhirnya

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved