Berita Ungaran
Pesona Bunga Tabebuya Bermekaran, Percantik Jalur Semarang-Solo di Ungaran
Sejumlah pohon tabebuya mulai menampakkan keindahannya pada awal Oktober 2024 ini.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sejumlah pohon tabebuya mulai menampakkan keindahannya pada awal Oktober 2024 ini.
Pasalnya, bunga-bunga yang dinilai eksotis itu mulai bermekaran dan menarik perhatian.
Satu di antaranya di tepi Jalan Diponegoro, dekat SMAN 1 Ungaran.
Baca juga: Faktor Cuaca, Bunga Tabebuya di Jalan Jensud Purwokerto Terancam Tak Mekar Sempurna
Tampak bunga-bunga tabebuya berwarna putih sudah mekar di pohon setinggi sekitar 15 meter tersebut pada Rabu (2/10/2024).
Bunga-bunga di pohon bergoyang tertiup angin saat masa peralihan musim kemarau ke penghujan.
Sementara itu, trotoar di pohon dipenuhi guguran bunga yang turun hingga ke jalan aspal.
Seorang pedagang soto dekat SMAN 1 Ungaran, Dwi mengaku, bunga-bunga itu baru saja muncul bermekaran.
“Ya mulai Oktober ini (mekar).
Kalau pohonnya sudah lama, tapi bunga-bunganya pada waktu tertentu saja.
Suasananya seperti musim gugur,” kata dia kepada Tribunjateng.com.
Dia juga mengaku sering mendapat keluhan dari para penyapu jalan lantaran bunga-bunga itu gugur setiap saat sehingga trotoar dan jalan di sana harus selalu disapu.
Baca juga: Bak Negeri Sakura, Jalan Perkotaan Tegal Tampak Cantik dengan Mekarnya Bunga Tabebuya
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang, Heru Purwantoro mengatakan, pihaknya menanam pohon tabebuya di sejumlah titik di Ungaran.
“Di Jalan Gatot Subroto, selanjang Taman Serasi sampai dekat Mapolres Semarang.
Kemudian di Jalan Diponegoro, dekat Kantor DPRD dan juga di halaman Kantor DLH,” pungkas dia. (*)
Guru Matematika Jadi Pengajar Agama: Ironi Kekurangan Tenaga Pendidik di Kabupaten Semarang |
![]() |
---|
Tak Hanya Subsidi, Pemkab Semarang Siapkan Strategi Jangka Panjang Selamatkan Petani Tembakau |
![]() |
---|
227 Murid Dapat Makan Bergizi Gratis, Wiji Rahayu Bersyukur SLB Negeri Ungaran Ikut Diperhatikan |
![]() |
---|
Kisah Ariyanto Ikhlas Tak Ambil Kelebihan Bayar PBB, Meski Pemkab Semarang Membatalkan Kenaikan |
![]() |
---|
"Alhamdulillah Beban Ortu Berkurang", Respons Pedagang Kopi Usai Bupati Ngesti Batalkan Kenaikan PBB |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.