Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Beria Tegal

Komunitas Serbat Hadiri Jakarta International Coffee Conference, Bawa Kopi Asli Tegal Agar Dikenal 

Komunitas serumpun barista Tegal atau Serbat, mendapat undangan untuk menghadiri event Jakarta International Coffee Conference (JICC) tahun 2024

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Tribunjateng/Desta Leila Kartika
Pelaku usaha kopi asal Tegal yang juga anggota komunitas Serbat, Ramanitya Khadifa atau kerap disapa Difa, saat ditemui Tribunjateng.com, di Pinuju Kopi Joglo Ageng Guci, pada Minggu (20/10/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Komunitas serumpun barista Tegal atau Serbat, mendapat undangan untuk menghadiri event Jakarta International Coffee Conference (JICC) tahun 2024. 

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari mulai 22-24 Oktober 2024, berlokasi di AA Maramis Building, Jakarta Pusat. 

Informasi tersebut disampaikan pelaku usaha kopi asal Tegal yang juga anggota komunitas Serbat, Ramanitya Khadifa atau kerap disapa Difa, saat ditemui Tribunjateng.com, di Pinuju Kopi Joglo Ageng Guci, pada Minggu (20/10/2024). 

Difa menerangkan, pada event Jakarta International Coffee Conference (JICC) 2024, dirinya bersama rekan-rekan yang tergabung dalam komunitas Serbat akan menampilkan produk lokal khususnya yang berkaitan dengan kopi. 

Tidak hanya sekedar memamerkan saja, nantinya juga membawa produk kopi dan mengajak pengunjung ataupun panitia untuk mencicipi kopi asli Kabupaten Tegal

"Lewat event JICC tahun 2024 ini, kami ingin mengenalkan bahwa Kabupaten Tegal memiliki produk kopi yang cita rasanya tidak kalah dengan kopi daerah lain. Harapannya kopi asli Tegal bisa lebih dikenal, penyebarannya lebih luas dan semakin banyak peminatnya," ungkap Difa, pada Tribunjateng.com

Adapun kegiatan selama tiga hari pameran Jakarta International Coffee Conference 2024, diterangkan Difa ada public cupping atau mempersilahkan orang-orang untuk menyicipi kopi asli Tegal yang dibawa. 

Biasanya orang-orang yang hadir pada pameran kopi berasal dari berbagai daerah, pelaku industri kopi, maupun komunitas kopi seluruh Indonesia. 

Selain membawa produk kopi, Difa juga membawa peralatan atau sparepart mesin kopi asli buatan industri dari Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, seperti tamper, porta filter dan lain-lain. 

"Kami juga ingin menginformasikan bahwa di Kabupaten Tegal sebetulnya memiliki potensi yang cukup besar berkaitan dengan kopi. Hal itu, karena kita memiliki bahan baku kopi di Lereng Gunung Slamet, dari sisi industri juga ada yang membuat mesin, peralatan kopi, pemasaran, barista, belum lagi kedai kopi yang menjamur," terang Difa. 

Sekilas tentang Komunitas serumpun barista Tegal atau Serbat. 

Difa menerangkan, Komunitas Serbat merupakan kumpulan berbagai pelaku industri kopi dari hulu sampai hilir berasal dari Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes. 

Sesuai data terbaru, anggota yang bergabung dalam komunitas Serbat lebih dari 150 kedai kopi dari berbagai level, mulai rumahan sampai kelas bistro atau restoran. 

Melihat hal itu, Difa menilai kopi asli Tegal bisa dikenal lebih luas lagi tidak hanya lokal saja, karena antusias pelaku usaha kopi sangat luar biasa dan patut diperhitungkan. 

"Harapan kami ke depannya, kopi bisa dikenal seperti teh Tegal yang cukup dikenal khalayak umum dan bisa dinikmati berbagai macam daerah nusantara. Harapannya kopi juga bisa sama dikenal. Pada event JICC, kami akan membawa kopi asli Guci, Dukuh Liwung, Desa Ratna dan Batumirah Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal," pungkasnya. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved