Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Kembali akan hadapi tim Jawa Timur, Bomber PSIS tegaskan masih tetap semangat

PSIS Semarang akan kembali menghadapi tim asal Jawa Timur pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2024/2025, 23 November mendatang.

|

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- PSIS Semarang akan kembali menghadapi tim asal Jawa Timur pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2024/2025, 23 November mendatang.

Setelah sebelumnya melawan Persebaya, pada pekan 11 nanti, PSIS akan away ke Kediri menghadapi Persik Kediri.

Bomber PSIS Semarang, Paulo Gali Freitas mengaku timnya akan serius menatap laga tersebut.

Saat melawan Persebaya, Gali cs harus menyerah usai ditundukkan Persebaya dengan skor 0-1 lewat gol semata wayang Flavio Silva.

Gali menceritakan, saat lawan Persebaya, timnya sebetulnya sudah bekerja keras di lapangan, namun hasil masih belum memihak untuk timnya.

Pada laga melawan tim Bajol Ijo tersebut, pemain asal Timor Leste itu punya beberapa peluang di babak kedua yang harusnya berbuah gol.

Gali beberapa kali melepaskan tendangan jarak jauh terukur namun belum mampu merobek gawang Persebaya.

"Pertandingan lawan Persebaya kami sudah maksimal sampai menit terakhir. Tapi memang skor tidak sesuai target kami," ujar Gali.

Atas kekalahan dari Persebaya, PSIS saat ini masih ada di papan bawah klasemen.

Bahkan, perolehan poin PSIS saat ini sama dengan capaian Persis Solo yang ada di zona degradasi, yaitu tujuh poin.

PSIS ada di posisi 15, sedangkan Persis membuntuti di urutan 16.

"Untuk pertandingan berikutnya, kami akan tetap semangat. Kami akan tetap berupaya memberikan yang terbaik di laga berikutnya," tegas Gali.

Sementara itu, pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius menyampaikan permintaan maaf sebab gagal memenangkan laga atas Persebaya. Padahal, pertandingan tersebut harusnya bisa dimaksimalkan PSIS dengan poin penuh sebab bertindak sebagai tuan rumah.

"Saya minta maaf kepada suporter karena pertandingan penting lawan Persebaya kami kalah. Saya kira perbedaan antara PSIS dan Persebaya, tidak sama di klasemen," kata Golbert.

"Mereka ada di papan atas, kami ada dibawah. Saya kira kami kemasukan gol mudah, dan babak kedua pemain sudah melakukan yang terbaik dengan dua hingga tiga peluang emas," tandasnya.

Baca juga: Satlinmas Demak Dapat Menjadi Teladan dalam Menjaga Ketertiban dan Netralitas pada Pilkada 2024

Baca juga: Erick Thohir Minta Maaf, Mees Hilgers Tak Bisa Gabung Saat Timnas Indonesia Lawan Jepang

Baca juga: Fantastis! Perputaran Uang Judi Online di Rumah Mewah Ini Mencapai Rp 21 Miliar

Baca juga: Kapolda Sulsel Sidak HP Anggota, 2 Oknum Polisi Ikuti Sidang Kode Etik Karena Main Judi Online

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved