Berita Kudus
RS Mardi Rahayu Kudus Peringati Hari Stroke Sedunia dengan Senam Serentak dan Cek Kesehatan
Manajemen Rumah Sakit Mardi Rahayu menggelar Peringatan Hari Stroke Sedunia (World Stroke Day) 2024 di Kabupaten Kudus.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: raka f pujangga
"80 persen kasus stroke bisa dicegah. Penanganan stroke tidak bisa diatasi di rumah, harus dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan diagnosis awal yang tepat. Karena itu, kampanye kesehatan jadi penting guna mencegah munculnya penyakit stroke," tegasnya.
Dokter Spesialis Neurologi, dr. Kristina Margareta memyampaikan, penyebab stroke ada yang bisa dikendalikan dan ada yang tidak bisa dikendalikan.
Beberapa hal yang bisa dikendalikan misalnya faktor gula darah, tekanan darah tinggi atau hipertensi, dampak rokok, dan beberapa penyebab lainnya.
Kata dia, angka kasus stroke di Kabupaten Kudus sejauh ini cukup banyak. Usia 40 tahun ke atas dinilai beresiko lebih tinggi terkena stroke. Namun, ada pula stroke yang menyerang pasien dengan usia di bawah 40 tahun.
Karena itu, perlu dilakukan upaya serius untuk mencegah timbulnya penyakit stroke yang bisa mengancam masyarakat di berbagai kelompok usia.
"Pertama resiko terbanyak adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Stroke bisa dicegah lebih dini dengan berbagai upaya, yaitu pola hidup yang sehat," tuturnya.
Baca juga: Calon Bupati Kudus Nomor 1 Sam’ani Intakoris Bantu Kursi Roda Warga Stroke
Ketua Senam Tera Indonesia (STI) Kabupaten Kudus, Munaji mengatakan, melalui senam ini diharapkan dapat menekan sekecil mungkin jumlah penderita stroke di Indonesia, utamanya di Kabupaten Kudus. Juga meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, agar bisa terhindar dari ancaman stroke.
Kata dia, saat ini masyarakat semakin menyadari bahwa kesehatan hal yang penting. Suatu hal positif untuk diupayakan bersama dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.
"Senam tera ini bisa menyembuhkan tidak kurang dari 40 penyakit, termasuk stroke. Kami rutin melaksanakan senam di lokasi Simpang 7 Kudus. Prinsip yang kami bangun adalah lebih baik senam dari pada opname," terangnya. (Sam)
| Festival Balon Udara Digelar di Kudus, Ribuan Orang Padati Alun-alun Simpang Tujuh |
|
|---|
| 2 Remaja di Kudus Dianiaya Orang Tidak Dikenal, Pelaku 6 Orang, Kini Masih Diburu Polisi |
|
|---|
| BREAKING NEWS 4 Hari Tak Terlihat, Pria Lansia Ditemukan Tewas Dalam Posisi Tergeletak di Kudus |
|
|---|
| Penjual Es Moni di Kudus Ditangkap Polisi, Congyang sampai Arak Putih Turut Disita |
|
|---|
| Bupati Kudus Kepada Wisudawan UMK: Dukung Kemajuan Kabupaten Kudus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Senam-tera-serentak-dalam-rangka-Peringatan-Hari-Stroke-Sedunia-World-Stroke-Day-2024.jpg)