Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Cerita AF, Remaja Batam yang Dirantai Ibu Kandung Gegara HP

AF (13) berlari ke rumah tetangganya dalam keadaan leher dirantai dan kepala bocor. Rupanya, ia dianiaya ibu kandungnya.. Bengkong Batam

Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Instagram
Cerita AF, Remaja Batam yang Dirantai Ibu Kandung Gegara HP 

Cerita AF, Remaja Batam yang Dirantai Ibu Kandung Gegara HP

TRIBUNJATENG.COM-  AF, remaja putri berusia 13 tahun di Batam berlari ke rumah tetangganya dalam keadaan leher dirantai dan kepala bocor.

Rupanya, ia jadi korban penganiayaan ibu kandungnya, JBD (37).

Polisi yang mendapat laporan dari warga, bergerak cepat ke lokasi yang dituju. AF ditemukan dalam kondisi tak berdaya di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Bengkong.

Kepada polisi, AF mengaku dianiaya ibunya menggunakan sapu dan rantai besi. 

JBD, pelaku penganiayaan anak kandungnya dengan cara merantai leher saat berada di Polsek Bengkong, Batam.
JBD, pelaku penganiayaan anak kandungnya dengan cara merantai leher saat berada di Polsek Bengkong, Batam. (tribunbatam.id/Istimewa)

Kejadian bermula pada Senin, 11 November 2024, sekitar pukul 08.30 WIB.

Awalnya, ibu kandung memarahi putrinya yang tak hafal surat pendek Al-Qur'an.

Saat ibunya tertidur, AF mengambil handphone ibunya untuk kembali belajar hafalan tersebut.

Saat ibunya bangun, AF pun gelagapan. Ia takut kembali dimarahi ibunya sehingga nekat menyembunyikan HP ibunya.

Namun saat ditanya, korban tidak jujur, sehingga memicu kemarahan JBD yang diduga menganiayanya menggunakan sapu dan rantai besi. 

Alhasil JBD pun semakin kesal.

Penuturan korban, JBD melilitkan rantai besi di lehernya sebanyak dua kali.

Akibat penganiayaan tersebut, AF mengalami sejumlah luka serius. Antara lain luka bocor di kepala sebelah kiri, luka lecet di pelipis kanan, lebam di mata kiri, serta luka lecet di tangan kanan dan kiri. 

"Selain itu, korban juga mengaku merasakan sakit di jari-jari tangan dan lehernya," kata Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir, dilansir dari Tribun Batam.

Hasil interogasi sementara, penganiayaan serius ibu kandung kepada anak keduanya ini dipicu masalah handphone.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved