Berita Regional
Sosok Robby Adriansyah, Petugas Lapas Yang Bongkar Napi Pesta Sabu Ternyata Pernah Direhabilitasi
Sosok Robby Adriansyah, petugas Lapas Tanjung Raja yang bongkar narapidana saat pesta sabu ternyata pernah dua kali direhabilitasi.
TRIBUNJATENG.COM - Sosok Robby Adriansyah, petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas), yang menangis minta keadilan karena dimutasi setelah memviralkan sejumlah napi saat sedang melakukan pesta sabu di dalam penjara.
Petugas Lapas Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut mengaku heran mengapa dirinya yang kena masalah.
Bahkan masa lalunya pun dikuliti, karena pernah masuk rehabilitasi sebanyak dua kali.
Baca juga: Lapas Cilacap Siapkan 2 TPS Khusus untuk Warga Binaan Saat Coblosan 27 November 2024
Awal mulanya, Robby Adriansyah menangis lantaran tak terima dirinya dimutasi.
Diketahui, Robby Adriansyah kini telah dimutasi ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Baturaja, OKU.
Sambil menangis, Robby menuntut keadilan dan bantuan kepada presiden Prabowo Subianto.
Robby beralasan memviralkan video tersebut demi menegakkan kebenaran.
"Bantu saya, saya ingin menegakkan kebenaran, kenapa yang dibahas saya yang bermasalah, bahas saja kenapa video itu bisa ada, handphone bisa, sabu bisa ada, siapa semua milik punya," kata Robby Adriansyah menitikan air mata meminta keadilan, dilansir dari unggahan Instagram @fakta.indo, Selasa, (18/11/2024).
Ia meminta keadilan kepada Presiden Prabowo Subianto setelah dirinya dimutasi.
"Bapak Presiden Prabowo Subianto, bantu saya pak, ini emosi saya sudah gak tahan ini pak, saya sampai meneteskan air mata demi Indonesia maju bapak, tidak demi kepentingan pribadi, saya berani maju karena saya merasa benar, saya yakin bapak Parbowo membela yang benar," bebernya.
Bantah Disebut Masih Kecanduan Narkoba
Selain itu, Robby juga membantah pernyataan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumsel yang menyebutnya masih kecanduan narkoba saat tugas di Rupbasan.
Lewat video yang disebar melalui media sosial, Robby menyampaikan klarifikasinya.
"Video ini saya tujukan kepada Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumsel yang berargumen di media bahwa saya dibilang masih positif (narkoba) di Rupbasan," kata Robby pada video yang dilihat TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Sabtu (16/11/2024).
"Tolong Bapak jelaskan, buktinya mana? Positif apa? Kenapa Bapak tidak langsung tunjukkan ke media, berikan info, apakah saya positif sabu, ekstasi, metamin atau amfetamin atau marijuana? Saya benar positif, tapi positif benzo," tutur Robby.
| Anak Bupati Paris Yasir Dilaporkan ke Polisi oleh Pacar, Dugaan Penganiayaan Usai Putus |
|
|---|
| Anak SMP Nekat Panjat Tower 72 Meter Setelah Rebutan Ponsel dengan Kakak |
|
|---|
| Pria Tewas Ditusuk saat Berduaan dengan Mantan Istri Pelaku di Kamar Kos |
|
|---|
| Nasib Hendrikus Rahayaan dan Finansius Terancam Hukuman Mati Usai Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana |
|
|---|
| Kisah Haru Ikhsan, Siswa SMP yang Terpaksa Putus Sekolah Demi Dapur Ngebul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Robby-Adriansyah-petugas-Lapas-Tanjung-Raja-dimutasi-karena-viralkan-napi.jpg)