Sambut Hari Jadi Ke-275, Blora Jamas Pusaka Keris Kiyai Bismo
Pemkab Blora gelar jamasan pusaka keris Kiyai Bismo di Pendopo Kabupaten. Tradisi tahunan ini dilakukan menyambut hari jadi ke-275 Blora.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melaksanakan tradisi Jamasan Pusaka di Pendopo Kabupaten Blora, Kamis (5/12/2024), untuk menyambut hari jadi ke-275 Kabupaten Blora yang akan jatuh pada 11 Desember 2024.
Salah satu pusaka yang dijamas adalah keris Kiyai Bismo, pusaka bersejarah yang disimpan di area Rumah Dinas Bupati Blora. Penjamasan keris ini telah menjadi tradisi tahunan sebagai penghormatan terhadap benda pusaka peninggalan leluhur.
Penjamas pusaka, Meiriko Nazamudin, menjelaskan bahwa keris Kiyai Bismo memiliki nilai historis yang mendalam. "Keris Kiyai Bismo ini ibaratnya seperti SK pertama untuk Bupati Blora yang menjabat atas berdirinya Kabupaten Blora," jelas Meiriko kepada Tribun Jateng.
Prosesi jamasan pusaka keris dilakukan dengan tahapan khusus. Pertama, bilah keris dibersihkan menggunakan air kelapa untuk menghilangkan sisa minyak dan karat. Selanjutnya, keris dibilas dengan air jeruk dan sabun untuk memastikan kebersihannya.
Proses penjamasan memakan waktu sekitar lima jam. Setelah selesai, keris yang telah dijamas akan disimpan sementara sebelum dikirab mengelilingi pendopo kabupaten pada malam harinya.
"Kirab pusaka keris Kiyai Bismo ini akan menjadi bagian dari perayaan hari jadi Kabupaten Blora, yang juga menunjukkan penghormatan kepada tradisi leluhur," pungkas Meiriko.
Tradisi penjamasan dan kirab pusaka ini tak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga menjadi simbol sejarah dan identitas masyarakat Blora. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari kearifan lokal.
| Hingga Maret 2026 Ada 7 Kasus Campak di Blora, Dinkes Imbau Warga Waspada |
|
|---|
| Nasib Ketua PAC GRIB Jaya Randublatung Blora Usai Viral Minta “Free Room” di Kafe, Diberhentikan |
|
|---|
| PKL Alun-alun Blora Tolak Relokasi, Begini Rencana Bupati Arief Rohman |
|
|---|
| Pedagang Alun-alun Blora Tolak Relokasi, Khawatir Dagangan Tak Laku di Tempat Baru |
|
|---|
| 79 Ribu Unit RTLH di Blora Belum Tertangani, Dinrumkimhub Sebut Butuh Puluhan Tahun untuk Tuntaskan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Blora-Jamas-Pusaka-Keris-Kiyai-Bismo.jpg)