Ipar Adalah Maut, Ini Alasan Rika Amalia Tega Meracuni Adik Ipar Hingga Tewas
Alasan Rika Amalia meracuni adik iparnya hingga tewas akhirnya diungkap pihak kepolisian.
TRIBUNJATENG.COM - Alasan Rika Amalia meracuni adik iparnya hingga tewas akhirnya diungkap pihak kepolisian.
Wanita berusia 19 tahun itu mengaku, semua bermula dari cerita kurang baik yang beredar di keluarga suaminya.
Akibat racun itu seorang remaja berinisial ANF akhirnya tewas.
Baca juga: Remaja di Palembang Tewas Usai Tantangan Minum Jamu, Kakak Ipar Ditangkap
Baca juga: Tantangan Minum Jamu Tanpa Dimuntahkan Berujung Maut, Kakak Ipar Taruh Mayat ANF di Belakang Lemari
Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (18/12/2024).
Kepada polisi, Rika mengakui perbuatannya.
Sang kakak ipar maut itu mengaku tidak berniat membunuh korban, melainkan hanya ingin menyakitinya.
"Sumpah tidak ada niat saya untuk membunuh, hanya ingin menyakiti badan adik ipar saya aja. Aku idak nyangko kejadian seperti ini," ujarnya, Jumat (20/12/2024), dikutip dari Tribun Sumsel.
Saat ini, Rika telah ditetapkan tersangka.
Ia menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Haryo Sugihartono mengatakan, motif pembunuhan dipicu oleh dendam dan sakit hati tersangka terhadap ibu mertuanya dan adik iparnya.
"Motif daripada peristiwa ini adalah dendam dan sakit hati karena adanya cerita yang kurang baik di antara keluarga tersebut," ucap Harryo saat konferensi pers, Jumat.
"Yang pada akhirnya cerita yang tidak bagus itu menimbulkan suatu kebencian, pada akhirnya keberanian dari tersangka itu mengerjain adik iparnya sendiri," imbuhnya.
Sedangkan, menurut Rika, dirinya merasa tidak mendapatkan dukungan dari keluarga suami sejak menikah.
"Katek (tidak ada) dukungan, Pak, dari keluarga suami. Karena itu saya tertutup," ungkapnya.
Namun, RK menyatakan, hubungannya dengan suaminya tidak memiliki masalah besar selain percekcokan kecil.
| Klasemen PSIS Semarang Setelah Kalahkan Kendal Tornado FC, Belum Sepenuhnya Aman Dari Degradasi |
|
|---|
| Dosen Teknik Sipil USM Nur Fithriani Fatma Cholida Raih Doktor di Unissula |
|
|---|
| Fakta Baru Gadis Remaja Dibakar Paman di Semarang, Korban Sudah Sering Dianiaya |
|
|---|
| Jemput Bola Kebijakan Wajib Halal di Jepara, Ratusan Pelaku Usaha Akselerasi Sertifikasi Halal |
|
|---|
| Pemkab Pati Pastikan Bangunan SDN Mencon yang Ambruk Akan Segera Dibangun Ulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tersangka-pembunuhan-adik-ipar-Rika-Amalia-alias-RK.jpg)