Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Semarang

Lesuhnya Pasar Udan Riris dan Tlogosari, Banyak Kios Tutup Yang Ditinggalkan Pedagang

Pasar tradisional merupakan simbol perekenomian masyarakat menengah kebawah, semakin ramai suasana pasar di suatu daerah .

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Rezanda Akbar
Kondisi Pasar Udan Riris Tlogosari sepi dari penjual, sebagian kios tutup karena pedagang tak memiliki modal untuk terus berjualan. 


Dia bercerita, kondisi kedua pasar yang dia kelola itu terasa sepi sejak kondisi social distancing hingga lock down saat pandemi Covid-19. Meski keadaan menjadi new normal, namun tidak dengan kondisi pasar di dua titik tersebut.


"Ya setelah itu, kondisinya menurun dan mulai sepi. Tahu. 2020 sudah sepi, setiap tahunnya pedagang pada tutup satu persatu, total los ada 175 di pasar Udan Riris cuman yang bertahan hanya 19 pedagang saja," kata Moch Syamsuri.


Dari keluhan para pedagang yang Moch Syamsuri dengar, alasan tutupnya lantaran tidak memiliki modal untuk perputaran dagang melanjutkan berjualan.


Sehingga para pedagang memilih untuk mengakhirinya berdagang di pasar Udan Riris.


Sedangkan untuk kondisi pasar di Tlogosari, Moch Syamsuri juga mengatakan tak ada bedanya dengan Pasar Udan Riris.


"Kondisi sama sepinya, sekarang malah digunakan untuk tidur orang manyeng ada tiga orang. Jumlah pedagang dulunya 37 yang aktif, sekarang hanya tiga orang itu saja yang nempati. Kondisi memang tidak ada aktivitas sejak Agustus 2020," jelas Moch Syamsuri.


Dia menambahkan, jika Pasar Tlogosari kembali diaktifkan. Diperlukan langkah yang panjang, seperti pembangunan hingga penataan dan pengelolaan pasar harus dilakukan dengan benar.


Selain itu, juga perlu adanya bantuan promosi untuk mendatangkan para pembeli untuk berbelanja. (Rad)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved