PSIS Semarang
Gilbert Agius Bicara Soal Derby Jateng PSIS Semarang Lawan Persis Solo, Tensinya Beda
PSIS wajib memenangkan pertandingan agar bisa terus merangkak di papan klasemen
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muslimah
"Evandro absen, kita harus siapkan nama lain," katanya.
Di sisi lain, faktor emosional jadi bahan evaluasi tersendiri bagi PSIS. Hal ini karena pada musim ini PSIS cukup akrab dengan kartu merah.
Beberapa pemain PSIS sebelumnya juga pernah dihukum kartu merah langsung seperti Riyan Ardiansyah, Fernandinho, Adi Satryo, dan Ruxi.
Gilbert menyebut ia sebetulnya selalu mengingatkan pemain untuk menjaga atau mengontrol emosi.
Namun terkadang tensi pertandingan yang tinggi membuat emosi para pemain lepas kendali.
"Saya bicara di setiap pertandingan bahwa kita harus kontrol emosi tapi dalam sepakbola orang-orang yang tidak pernah bermain pasti tidak akan pernah mengerti. Kadang emosi sangat tinggi. Kita perlu mengontrol emosi. Tentu sulit jika kita hanya bermain dengan sepuluh orang. Kita harus mengontrol lebih soal emosi," tandasnya. (*)
| Respons Pelatih PSIS Semarang Soal Keputusan Wasit dalam Pertandingan Melawan Persiku Kudus |
|
|---|
| PSIS Semarang Curi 1 Poin di Kandang Persiku Kudus, Berikut Ini Jalannya Pertandingan |
|
|---|
| Link Live Streaming Persiku Kudus vs PSIS Semarang, Kick Off Pukul 15.30 WIB |
|
|---|
| Sosok Sutan Harhara di Mata Legenda PSIS Semarang Khusnul Yaqien: Sabar dan Haus Ilmu |
|
|---|
| Sutan Harhara Berpulang, Ini Kiprahnya Saat Melatih PSIS Semarang, Skuad Bintang yang Hampir Juara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pelatih-PSIS-Semarang-Gilbert-Agius-dalam-jumpa-pers-usai-laga-versus-Malut-United.jpg)