Sabtu, 13 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Sragen Dilanda Banjir, Ini Daftar Wilayah Terdampak dan Perlu Bantuan Evakuasi

Akses jalan yang tergenang mengganggu aktivitas warga, bahkan beberapa anak-anak tidak masuk sekolah karena banjir

Tayang:
Editor: muslimah
TribunSolo.com/ Septiana Ayu
Banjir masih menggenangi Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Selasa (21/1/2025).  

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Banjir juga terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Senin (20/1/2025).

DiSragen, total ada 6 kecamatanyang menjadi wilayah terdampak banjir

Bahkan hingga hari ini sejumlah wilayah belum surut.

Aktivitas warga pun terganggu termasuk anak sekolah.

Baca juga: BREAKING NEWS: 11 Orang Meninggal Dunia Tersapu Longsor di Petungkriyono Kabupaten Pekalongan

Enam kecamatan yang terdampak banjir tersebut adalah Sukodono, Tanon, Sidoharjo, Sambungmacan, Sragen, dan Jenar.

Sejumlah warga yang terdampak pun membutuhkan bantuan evakuasi. 

Di Kecamatan Sukodono, banjir setinggi 100 cm merendam 4 RT di Dukuh Weru, Desa Juwok.

Terdapat total ada 83 rumah dan satu pertokoan yang terendam banjir.

Di Kecamatan Sukodono, banjir berdampak pada 238 jiwa.

Terdapat 95 jiwa diantaranya butuh evakuasi ke tempat saudara.

Kemudian, banjir di Kecamatan Tanon sedalam 20 cm-100 cm merendam 2 desa, yakni Desa Kalikobok dan Desa Pengkol.

Banjir di Kecamatan Tanon juga berdampak ke 435 jiwa, dan merendam 114 rumah.

Selanjutnya, 76 warga di Kecamatan Tanon memilih mengungsi ke rumah saudara yang tidak terdampak luapan air.

Desa Sribit dan Desa Pandak di Kecamatan Sidoharjo juga terendam banjir dengan ketinggian 30 cm - 50 cm.

Terdapat 3 rumah di dua desa tersebut yang terendam banjir, dan berdampak ke 10 jiwa.

Luapan air di Kecamatan Sidoharjo menggenangi akses jalan dan sebagian rumah warga.

Pantauan TribunSolo.com di lapangan, hingga Selasa (21/1/2025) pagi, banjir masih merendam jalan di Desa Sribit.

Akses jalan yang tergenang mengganggu aktivitas warga, bahkan beberapa anak-anak tidak masuk sekolah karena banjir.

Air yang menggenangi rumah dan jalan di Desa Sribit merupakan luapan dari Sungai Bengawan Solo.

Banjir setinggi 30 cm - 50 cm merendam Desa Banaran dan Desa Cemeng di Kecamatan Sambungmacan.

Tercatat ada 20 rumah yang terendam banjir, dengan jumlah jiwa yang terdampak sebanyak 181 orang.

Terdapat 76 warga Kecamatan Sambungmacan membutuhkan evakuasi.

Bencana banjir juga merendam 5 dukuh di Desa Tangkil, Kecamatan Sragen dengan ketinggian kurang lebih 20 cm.

Selanjutnya, terdapat 23 unit rumah di Desa Mlale dan Desa Kandangsapi di Kecamatan Jenar yang terendam banjir.

Banjir di Kecamatan Jenar berdampak ke 64 jiwa, yang semuanya membutuhkan bantuan evakuasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen, R. Triyono Putro menjelaskan banjir itu terjadi setelah Kabupaten Sragen diguyur hujan lebat.

"Pada Senin kemarin, wilayah Sragen diguyur hujan, dengan curah hujan sedang hingga tinggi dengan durasi lama, sehingga mengakibatkan sungai di wilayah Sragen meluap," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (21/1/2025).

"Total yang terdampak banjir di Kabupaten Sragen ada 6 kecamatan, 9 desa, dan merendam 243 rumah, 2 tempat peribadatan, dan 1 unit pertokoan," jelasnya.

"Banjir juga merendam area persawahan dengan luas kurang lebih 10 hektare, dan total warga yang terdampak sebanyak 946 jiwa dan total yang mengungsi sebanyak 311 orang," pungkasnya. ( TribunSolo.com )

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved