Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Mahasiswa Undip Haidar Nejad Juara Lomba Essay Kedutaan Besar Rusia

Universitas Dipenogoro ( Undip) Semarang menorehkan prestasi membanggakan di level internasional. Seorang mahasiswanya, Haidar Nejad menjadi

Tayang:
Editor: muh radlis
IST
Haidar Nejad saat menerima penghargaan pemenang kejuaraan lomba essay kedutaan besar Rusia. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Dipenogoro ( Undip) Semarang menorehkan prestasi membanggakan di level internasional.

Seorang mahasiswanya, Haidar Nejad menjadi pemenang kejuaraan lomba essay kedutaan besar Rusia. 

Kompetisi tersebut diselenggarain kedutaan Rusia dalam rangka memperingati 75 tahun persahabatan Indonesia-Russia. 

Haidar Nejad menulis tentang prospek hubungan diplomasi dan kerja sama pertahanan Indonesia-Rusia selama 75 tahun yang telah memperkuat stabilitas bilateral dengan prospek pengembangan di bidang teknologi, inovasi, dan alutsista untuk mendukung kepentingan strategis kedua negara.

Haidar Nejad menjadi juara dan diundang ke kedutaan oleh Dubes Rusia untuk acara penghargaan dan diskusi bersama. Pada moment tersebut ia berbincang tentang prospek kerjasama kedepannya dan membahas tentang "indonesia's intention to join brics" serta Haidar Nejad ingin membuka hubungan baik antara mahasiswa Undip dengan kedutaan Russia.

Haidar Nejad mengatakan, alasannya ikutserta dalam perlombaan tersebut karena mengikuti hubungan diplomasi Indonesia Rusia dan mengikuti perkembangan geopolitik kedua negara. Ia berharap mahasiswa lebih membuka wawasan tentang hal positif yang bisa diambil dari diplomasi dengan negara lain khsusnya Rusia.

"Kebetluan juga mahasiswa hukum, jadi ingin untuk mengaktualisasikan gagasan ide dan konsep yang dimiliki biar langsung dapat disampaikan ke kedutaan besar Rusia," ujarnya.

Menurutnya, tantangan terbesar selama  mengikuti lomba tersebut adalah research tentang Rusia dan kekayaan alamnya. Ia harus mencari sumber yang harus akurat dan itu memakan waktu, khususnya dalam memahami kebudayaan Rusia.

Sehingga persiapan untuk mengikuti lomba tersebut harus matang, yakni dengan riset tentang kondisi ekonomi, militer, dan geopolitik Rusia dari beberapa berita internasional. Selain itu memadukan beberapa teori konsep pemikiran tokoh-tokoh penulis politik di Rusia dan Indonesia yang nantinya dapat mengakselerasi dan meningkatkan efektifitas serta persahabatan kedua negara. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved