Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Cuaca Ekstrem Diprediksi Melanda Jateng hingga Awal Februari, Ini Penjelasan BMKG

Situasi cuaca ekstrem di Jawa Tengah diprediksi masih akan terus berlanjut

Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
CUACA EKSTREM JATENG: Tim SAR gabungan saat membuka jalan yang tertutup longsor di di Jalan Raya Doro-Petungkriyono, tepatnya Kroyakan Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Minggu (3/11/2024). (TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Situasi cuaca ekstrem di Jawa Tengah diprediksi masih akan terus berlanjut.

BMKG menyebut jika curah hujan tinggi akan berlangsung hingga awal Februari 2025.

Jateng tengah  memang menghadapi awal tahun yang penuh tantangan. 

Cuaca ekstrem menyebabkan banjir hingga tanah longsor.

Baca juga: Kasmini Sendiri Zikir di Atas Tanggul Kali Bodri Kendal Sebelum Jebol, Hingga Keajaiban Datang

Hingga 27 Januari 2025, cuaca ekstrem telah memicu 39 peristiwa bencana di 15 kabupaten/kota, meliputi 29 banjir, 7 tanah longsor, dan 3 kejadian cuaca ekstrem lainnya. 

Tragisnya, bencana ini merenggut 27 korban jiwa, mayoritas dari Kabupaten Pekalongan.

Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, mengatakan situasi tersebut diperkirakan akan berlanjut. 

Ia juga mengatakan puncak cuaca ekstrem diprediksi berlangsung dari akhir Januari hingga Februari. 

"Semua harus terus waspada, terutama bagi masyarakat di wilayah rawan banjir dan longsor,” ujarnya, Selasa (28/1/2025).

Untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar, Nana mengatakan koordinasi telah dilakukan antara Pemprov Jateng, pemerintah kabupaten/kota, BMKG, dan BNPB. 

Salah satu langkah strategis adalah operasi modifikasi cuaca yang direncanakan berlanjut jika diperlukan.

Selain itu, Nana mengimbau masyarakat untuk aktif memantau kondisi lingkungan dan mempersiapkan langkah mitigasi. 

Informasi terkini dari BMKG perlu terus diperhatikan, dan tanda-tanda bencana seperti rembesan air di lereng, pohon miring, atau retakan tanah harus dicermati. 

"Persiapan seperti tas siaga bencana yang berisi kebutuhan darurat seperti pakaian, makanan, dokumen penting, dan uang tunai juga sangat diperlukan," terangnya.

Cuaca Ekstrem sampai Februari

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved