Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Hujan Seharian Nonstop, 5 Kecamatan di Kendal Terendam Banjir Hingga Ketinggian 50 Cm

Hujan deras disertai angin kencang membuat 5 kecamatan terendam banjir dengan ketinggian 50 sentimeter (Cm).

TRIBUNJATENG/ AGUS SALIM 
TERJANG BANJIR - Warga nekat menerjang genangan banjir yang melanda Desa Kebonadem Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, menggunakan sepeda motor, meskipun dengan ketinggian air mencapai 20 sentimeter, Kamis (30/1/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Kendal sejak Rabu (29/1/2025), membuat 5 kecamatan terendam banjir dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.

Ketinggian banjir bervariasi dari satu wilayah dengan wilayah lain.

Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawansah menjelaskan 5 wilayah yang terendam banjir ialah Kecamatan Kendal, meliputi Desa Kebondalem, Pekauman, Nglilir, Bandengan, Bugangin, Jetis, Patukangan, Langenharjo, Trompo, Kalibuntu, Pegulon, Griya Prajamukti, dan RSS.

Baca juga: Kisah Pilu Tusripan Korban Banjir Bandang di Batang: Peluk Erat Anak Saat Hanyut Terombang-ambing

"Ini merupakan limpasan Kali Kendal dan Sungai Buntu yang meluap." kata Huda saat dihubungi, Kamis (30/1/2025).

Huda menerangkan, imbas luapan Kali Kendal juga membuat banjir memasuki kompleks pemerintahan Kabupaten Kendal, dengan ketinggian 30 - 50 sentimeter.

"Banjir di Kendal Kota ini juga menggenangi sejumlah kantor milik Pemkab Kendal, seperti Pendopo Kendal, Kantor BPBD Kendal dan Kantor DPRD Kendal," 

"Meski demikian, aktivitas pemerintahan masih tetap berjalan seperti biasa dan sudah berangsur surut." terangnya.

Adapun kecamatan lain yang terendam banjir ialah Kecamatan Brangsong tepatnya di Desa Turunrejo dan Desa Kebonadem dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter.

Kecamatan Patebon di Desa Kebonharjo yang kemarin terkena banjir bandang, juga kembali dilanda banjir dengan ketinggian 40 sentimeter.

"Di Kecamatan Kaliwungu Desa Wonorejo juga ada genangan banjir," paparnya.

Huda menambahkan, genangan banjir juga melanda wilayah Kecamatan Rowosari, meliputi Desa Bulak, Pojoksari, Gempolsewu, Tambaksari, Jatipurwo, Rowosari, Sendangdawuhan.

"Di sini ketinggian air mencapai 10 - 30 sentimeter," ungkapnya. 

Salah satu warga Kebonadem Kecamatan Brangsong, Muslim mengatakan air menggenangi permukimannya sejak pukul 06:00 WIB dan terus meninggi hingga siang.

Menurutnya, genangan banjir terjadi lantaran saluran irigasi menuju Kali Waridin tersumbat.

"Banjir bukan karena limpasan dari Kali Waridin, namun air dari sawah dan saluran irigasi tidak  bisa masuk ke sungai, sehingga air masuk dalam pemukiman," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved