Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gebrakan Sang Pemimpin

Wakil Menteri Desa Minta Pemerintah Desa Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Menteri Desa (Wamendes) Pembangunan Desa Tertinggal (PDT), Ahmad Riza Patria meminta agar desa mendukung program Makan Bergizi Gratis (MGB).

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM/ AGUS ISWADI
WAKIL MENTERI - Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri peringatan HUT Gema Desa ke-17 di Stadion Manahan Solo pada Sabtu (1/2/2025) malam. Riza meminta desa mendukung program MBG. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Wakil Menteri Desa (Wamendes) Pembangunan Desa Tertinggal (PDT), Ahmad Riza Patria meminta agar desa mendukung program Makan Bergizi Gratis (MGB).

Pernyataan tersebut disampaikan politikus dari Gerindra itu usai menghadiri acara puncak peringatan HUT Gema Desa ke-17 di Stadion Manahan Kota Solo pada Sabtu (1/2/2025) malam.

Riza Patria menyampaikan, desa diharapkan nantinya dapat terlibat aktif dalam program dari Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam penyediaan makan bergizi gratis.

"Pak Prabowo meminta agar seluruh kebutuhan makan bergizi gratis dipasok dari desa-desa," katanya kepada wartawan.

Menurutnya dengan adanya program tersebut akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Pasalnya dengan desa yang terlibat aktif dalam memasok kebutuhan untuk program MBG akan ada perputaran ekonomi di tingkat desa.

Di sisi lain pihaknya telah mengeluarkan Permedes yang berisi tentang alokasi Dana Desa (DD) minimal 20 persen untuk ketahanan pangan dan MBG. Oleh karena itu dia meminta kepada setiap desa menyiapkan potensi masing-masing untuk mendukung program ketahanan pangan.

Dia menambahkan, nantinya akan muncul desa-desa tematik seperti desa penghasil padi, melon, durian, ikan mujair, nila, gabus, patin dan sebagainya. Lanjutnya, semua desa harus memiliki potensi desa masing-masing yang bisa dikembangkan bahkan produknya bisa menembus pasar ekspor.

"Selama 5 tahun dapat terus mengurangi desa tertinggal dan sangat tertinggal dan menjadikan desa berkembang menjadi desa maju dan mandiri," terangnya. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved