DPRD Jepara Desak Perbaikan Jalan Rusak di Ruas Jepara-Keling
DPRD Jepara menyoroti jalan rusak di ruas Jepara-Keling. Komisi D DPRD Jepara menggelar rapat dengan dinas terkait untuk membahas solusi perbaikan.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA – Kerusakan jalan di ruas Provinsi Jepara-Keling kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara.
Keseriusan untuk membenahi jalan tersebut dibuktikan saat Komisi D DPRD Jepara menggelar rapat kerja dengan Dinas PUPR Jepara, Bina Marga Jawa Tengah, PLN TJB, PT CJP, dan Perumda di Ruang Komisi D DPRD Jepara, Jumat (7/2/2025).
Pertemuan ini membahas perbaikan infrastruktur jalan, khususnya di ruas Jepara-Keling yang mengalami kerusakan berat.
Ketua Komisi D DPRD Jepara, Andi Rokhmat atau Andy Andong, menekankan pentingnya solusi cepat untuk mengatasi persoalan jalan rusak.
Menurutnya, PLN TJB memiliki fly ash and bottom ash (FABA) yang selama ini dimanfaatkan oleh pabrik semen dan batching plant.
"Kami minta ada barter dengan penerima FABA yang ditukar dengan hotmix. Hotmix digunakan sebagai bahan cor beton," katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (7/2/2025).
Ia menjelaskan bahwa PT CJP dan PT BJP akan membantu pengadaan besi dan tenaga kerja.
Sebagai perusahaan swasta, CJP dan BJP memiliki fleksibilitas dalam membantu pendanaan kegiatan tersebut.
"Kami berharap ada titik temu dan langkah konkret dalam perbaikan jalan karena kondisinya sudah memprihatinkan. Rapat Selasa besok di Pemkab diharapkan langsung membahas persoalan teknis pengerjaan," ujarnya.
Andy Andong menambahkan bahwa pihaknya sudah bertemu langsung dengan GM PLN TJB pada 6 Januari lalu.
"Sebelumnya, kami sudah bertemu dengan GM PLN TJB. Rapat kerja kali ini merupakan tindak lanjut untuk merumuskan skema agar pembangunan cepat terealisasi," imbuhnya.
Rapat ini menjadi langkah awal dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Jepara dengan melibatkan berbagai pihak.
Sinergi antara pemerintah daerah dan TJB Group diharapkan dapat mempercepat perbaikan jalan yang menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
Perwakilan dari Bina Marga Jawa Tengah, Parjo, menyampaikan bahwa tahun ini Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran Rp5 miliar untuk perbaikan jalan di Kabupaten Jepara.
"Dengan anggaran tersebut, kami hanya mampu menangani sekitar 600-700 meter jalan, yang akan difokuskan di wilayah Mambak dan Suwawal. Karena keterbatasan dana dari pemerintah provinsi, kami berharap ada sinergi dengan TJB Group untuk mendukung perbaikan jalan di ruas Jepara-Keling," jelasnya.
| Pelajar Opname Akibat Keracunan di Jepara Bertambah, Pedagang Sudah Temui Orangtua dan Guru |
|
|---|
| Duh, Seribuan Bansos Periode 2025 di Jepara Tidak Tersalurkan, Apa Penyebabnya? |
|
|---|
| Rumah Nanang di Sowan Jepara Terbakar saat Listrik Mati, 2 Unit Sepeda Motor Hangus |
|
|---|
| Pedagang di Gerbang Sekolah Mendadak Hilang, Dinkes Jepara Mencari Jejak Bakteri Dalam Sampel Mie |
|
|---|
| Sampel Mie Muntahan Siswa SDN 2 Jatibarat Jepara Diperiksa, Biang Kerok 11 Anak Keracunan? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/DPRD-Jepara-Desak-Perbaikan-Jalan-Rusak-di-Ruas-Jepara-Keling.jpg)