Berita Grobogan
Bupati Terpilih Grobogan Setyo Hadi Optimis Swasembada Pangan dan Entaskan Kemiskinan
Rabu pagi (12/2/2025) sekira pukul 09.00 WIB, kami berkesempatan untuk mengunjungi rumah Bupati terpilih
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Rabu pagi (12/2/2025) sekira pukul 09.00 WIB, Tribun Jateng berkesempatan untuk mengunjungi rumah Bupati terpilih Grobogan, Setyo Hadi di Desa Karangsari, Kecamatan Brati.
Rumah bernuansa jawa milik orang yang sebentar lagi dilantik menjadi nomor satu di Grobogan itu tampak asri dikelilingi oleh berbagai tanaman hias.
Dipadukan dengan suara burung yang berkicau membuat suasana semakin tenang dan nyaman, menciptakan kesan pertama yang sangat menyenangkan.
Suasana semakin menyenangkan saat pria yang akrab disapa Pak Hadi keluar dari ruangannya dan menyambut kehadiran kami.
Senyum ramahnya sudah terlihat sejak pertama kali kami menginjakkan kaki di pendopo rumahnya.
Kesan pertama yang ditinggalkan oleh Bupati terpilih ini adalah keramahan yang sangat mengesankan, menunjukkan sisi kepemimpinan yang tidak hanya kuat dalam ranah politik, tetapi juga dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
Sesaat setelah kami memasuki rumah, beliau langsung menawarkan segelas teh hangat yang disertai dengan jajanan pasar khas yang menggugah selera.
Makanan kecil tersebut menambah kehangatan suasana, mengundang rasa nyaman untuk berbincang lebih lama.
Kami pun duduk bersama di ruang tamu yang dihiasi ornamen Jawa, menciptakan kesan kearifan lokal yang kental.
Setelah obrolan singkat di pendopo, kami berkesempatan berkeliling kediaman Setyo Hadi sebelum akhirnya memutuskan untuk duduk mengobrol lebih jauh di sebuah saung yang berdiri kokoh di halaman rumah.
Obrolan kami awali dari perjalanan politik Setyo Hadi di Grobogan. Pria berusia 56 tahun itu memiliki garis tangan sebagai pemenang kompetisi. Mulai dari pencalonan Kepala Desa, Anggota DPRD hingga level bupati, Setyo Hadi selalu menang.
Bisa diceritakan bagaimana awalnya memutuskan terjun ke dunia politik? Apakah dulu rajin berorganisasi dan aktif dalam sosial kemasyarakatan?
"Awal mulanya saya tertarik di dunia politik pada waktu itu saya umur 30-an, saya mencalonkan diri sebagai kepala desa, terpilih sampai dua periode, sampai sudah tidak bisa nyalon lagi, setelah itu saya mencalonkan diri sebagai dewan (DPRD Grobogan) bukan di tempat asal saya ini (Dapil V), saya memcalonkan diri di Dapil 1 Kota, mungkin nasib baik saya nyalon dewan jadi lagi," kata Setyo Hadi mengawali obrolan.
"Sebetulnya saya di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini sebagai Ketua Badan Pemenangan, saya otak-atik (belajar) dan memiliki pengalaman nyalon bukan karena sekolah (politik) tapi pengalaman alam, autodidak, karena sering di lapangan."
"Pada waktu itu saya sendiri satu kali jadi dewan tidak nyalon lagi, anak saya dua-duanya nyalon dewan, saya ingin istirahat di dunia perpolitikan, tapi mungkin Allah menghendaki lain, saya di pengujung pendaftaran baru mau mencalonkan diri."
| Detik-detik Maling "Ningrat" di Grobogan, Gasak Berkarung-karung Gabah Pakai Mobil SUV Putih |
|
|---|
| Remaja Tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg Grobogan, 1 Korban Ditemukan Meninggal 3,5 Km dari Lokasi |
|
|---|
| Dua Remaja Tenggelam di Sungai Ngambleg Grobogan, Tim SAR Lakukan Pencarian |
|
|---|
| Suami Belah Rumah di Grobogan, Bukan Hoaks, Ini Kisah Lengkap dan Pengakuan Istri |
|
|---|
| Viral Video Polisi di Grobogan Digerebek Rombongan Istri saat di Rumah Janda, Pintu Digedor 20 Menit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/BUPATI-TERPILIH-GROBOGAN-Bupati-terpilih-Grobogan-Setyo-Hadi-saat-ditem.jpg)