Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Sentra Halal UMP dan Serunai Commerce Malaysia Diskusikan Digitalisasi Halal untuk Sentra Halal

Lembaga Sentra Halal Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus berinovasi dalam mendukung pengembangan industri halal melalui teknologi digital

UMP
Sentra Halal UMP dan Serunai Commerce Malaysia Diskusikan Digitalisasi Halal untuk Sentra Halal 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -- Lembaga Sentra Halal Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus berinovasi dalam mendukung pengembangan industri halal melalui teknologi digital.

Kali ini, UMP menggelar diskusi produktif dengan Serunai Commerce Malaysia terkait pilot program digitalisasi halal untuk Sentra Halal.

Program ini bertujuan untuk mempercepat proses sertifikasi halal, meningkatkan transparansi, serta memberikan akses yang lebih mudah bagi pelaku industri halal.

Baca juga: Keberagaman dan Prestasi di Wisuda Ke-76 UMP, Mahasiswa Lokal dan Internasional Rayakan Kelulusan

Baca juga: UMP Luluskan Mahasiswa MBKM Internship Jepang, Siap Berkiprah di Kancah Internasional

Kerja sama ini merupakan langkah maju dalam menghadirkan solusi digital yang efisien dan terintegrasi, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri halal di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Program digitalisasi ini akan membantu mempercepat proses sertifikasi halal, sehingga semakin banyak produk halal yang dapat masuk ke pasar global dengan standar yang lebih jelas dan terpercaya.  

Kerjasama ini diawali penandatangan MoU antara UMP dan Serunai Commerce pada tanggal 22 Agustus 2024 yang ditandatangani Bapak Rektor Prof. Dr. Jebul Suroso di Kuala Lumpur Malaysia. Bapak Rektor mendukung program  digitalisasi ini dengan harapan agar bisa diimplementasikan di Lembaga Sentra Halal UMP.

Ketua Lembaga Sentra Halal UMP Dr. apt. Diniatik, M.Sc., menegaskan bahwa digitalisasi adalah kunci utama dalam pengembangan industri halal ke depan.

“Kolaborasi dengan Serunai Commerce Malaysia merupakan langkah strategis untuk mendigitalisasi ekosistem halal, memberikan kemudahan akses bagi pelaku usaha, serta memastikan transparansi dalam proses sertifikasi halal,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Serunai Commerce Malaysia menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa digitalisasi industri halal akan menjadi solusi masa depan dalam meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan kepercayaan pasar terhadap produk halal.

Baca juga: Miniatur Indonesia di Kampus Muhammadiyah: Mahasiswi Hindu Terharu dan Bangga Bisa Wisuda di UMP

Baca juga: Mahasiswa KKN UMP di Wadaslintang Berinovasi Membuat Pupuk Cair dari Limbah Organik

 

“Kami melihat potensi besar dalam penerapan teknologi digital untuk mendukung industri halal yang semakin berkembang.

Dengan sistem yang lebih transparan dan terintegrasi, industri halal dapat lebih mudah beradaptasi dengan tuntutan pasar global,” jelasnya.

Melalui program ini, UMP berharap dapat menjadi pusat inovasi dalam digitalisasi halal, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat internasional.

Kerja sama ini membuka peluang bagi akademisi, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama membangun ekosistem halal yang lebih maju dan kompetitif.

Dengan semangat inovasi dan kolaborasi global, UMP terus berkomitmen untuk menghadirkan terobosan-terobosan baru yang dapat memberikan dampak positif bagi industri halal dunia. (tgr)

Baca juga: Sosok Raisa, Mahasiswi di Malang Gunakan Plat Nomor Palsu dengan Tulisan Vulgar: Demi Konten Tik Tok

Baca juga: Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polres Jepara Gelar Upacara Bendera

Baca juga: Bocoran Lagu 11 Peserta Indonesian Idol di Babak Spektakuler Show 4 Malam Ini

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved