Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pati

Demam Lari Landa Pati: Komunitas Pergi Lari Jadi Penggerak Gaya Hidup Sehat

Komunitas Pergi Lari menjadi komunitas yang aktif memopulerkan olahraga lari di Pati.

Dok. Komunitas Pergi Lari
LARI KIAN POPULER - Kegiatan Sunday Slow Running yang diadakan oleh Komunitas Pergi Lari, Minggu (23/2/2025). Olahraga lari semakin populer di kalangan masyarakat Pati. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Olahraga lari kian digemari oleh masyarakat Kabupaten Pati.

Event hingga komunitas-komunitas lari bermunculan, menunjukkan bahwa olahraga ini tengah menjadi tren.

Salah satu komunitas di Pati yang aktif memopulerkan olahraga lari adalah Pergi Lari.

Baca juga: 27 Komunitas Lari Semarakkan The  Big Tour Bank Jateng Borobudur Marathon di Semarang

Komunitas yang dipelopori oleh Revaldy ini rutin mengadakan agenda lari, di antaranta maraton jarak pendek keliling Kota Pati

Revaldy menjelaskan, selain melakukan agenda rutin, komunitasnya juga menyelenggarakan berbagai ajang untuk memberikan wadah bagi penggemar lari agar tetap aktif berolahraga.

"Kami memberikan wadah kepada penggemar lari untuk selalu berolahraga dan hidup sehat," ungkap dia, Kamis (27/2/2025).

Revaldy senang melihat antusiasme tinggi masyarakat Pati terhadap olahraga lari.

Hal tersebut antara lain terlihat dalam agenda Sunday Slow Running yang pihaknya selenggarakan.

"Olahraga lari ternyata semakin digemari oleh warga Pati. Ini sangat positif dan jadi kabar bahagia untuk kita semua," ujar dia.

Revaldy berkomitmen, Komunitas Pergi Lari tidak hanya akan memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik, melainkan juga membangun semangat kebersamaan dan motivasi hidup sehat di kalangan masyarakat Pati.

Terbukti, Komunitas Pergi Lari juga menjadi wadah positif bagi para penyintas penyakit yang ingin menjaga kesehatan. 

Baca juga: Keseruan Warga dan Komunitas Lari Siapkan Diri dalam Run the City

Salah satunya adalah Dewi. Dia mengungkapkan, dirinya pernah mengidap kelainan jantung dan paru-paru. 

Berkat rutin berkegiatan bersama komunitas Pergi Lari, perlahan-lahan kondisi tubuhnya kian membaik.

"Dulu saya sakit jantung dan paru-paru. Sekarang sedikit demi sedikit sembuh. Rutin berolahraga lari bersama komunitas Pergi Lari sangat membantu proses penyembuhan saya," jelas dia. (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved